Gigi Berusia 40 Ribu Tahun Ditemukan di Israel

    Willy Haryono - 06 November 2019 12:17 WIB
    Gigi Berusia 40 Ribu Tahun Ditemukan di Israel
    Situs arkeolog Taman Nasional Korazim berada di dekat Laut Galilee di Israel utara. (Foto: AFP/JALAA MAREY)
    Tel Aviv: Sekelompok ilmuwan dari Tel Aviv University (TAU) menemukan enam gigi manusia yang usianya diperkirakan 40 ribu tahun. Keenam gigi itu ditemukan di dalam sebuah gua di wilayah Galilee, Israel utara.

    Dikutip dari Xinhua, Rabu 6 November 2019, studi mengenai penemuan keenam gigi ini telah dirilis dalam sebuah jurnal berjudul Journal of Human Evolution. Lewat sebuah riset dental, keenam gigi itu diketahui berasal dari manusia modern (Homo sapiens) dan juga Neanderthal.

    Keenam gigi ditemukan di situs arkeolog yang dulunya merupakan tempat tinggal masyarakat Aurignacian -- pertama kali hadir di Eropa sekitar 43 ribu tahun lalu. Aurignacian disebut-sebut sebagai masyarakat yang hidup di akhir era Neanderthal Eropa.

    Penemuan gigi ini menjadi bukti antropologi pertama mengenai sebuah kelompok masyarakat yang bermigrasi dari Eropa ke Israel kuno sekitar 40 ribu tahun lalu.

    Menurut para ilmuwan TAU, mereka semua mungkin bermigrasi untuk menghindari kondisi iklim ekstrem di akhir periode glasial.

    Salah satu gigi memperlihatkan kombinasi ciri-ciri Neanderthal dan Homo sapiens, yang selama ini sejumlah fosilnya baru ditemukan di benua Eropa. Penemuan ini menunjukkan bahwa manusia dengan ciri-ciri gabungan semacam itu berpindah tempat tinggal dari Eropa ke Israel.

    Belum lama ini, sejumlah studi menunjukkan bahwa gabungan ciri Neanderthal dan Homo sapiens telah terbukti secara genetik. Hal ini mengindikasikan bahwa Neanderthal telah berasimilasi ke kehidupan Homo sapiens di Eropa modern.

    "Gigi terawetkan lebih baik ketimbang tulang, karena terbentuk dari enamel, yakni salah satu material paling kuat di tubuh (manusia)," ujar para peneliti TAU.

    "Struktur dan bentuk serta topografi gigi juga memiliki komponen genetik yang kuat, sehingga dapat diasosiasikan dengan kelompok masyarakat tertentu secara spesifik," lanjut mereka.



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id