comscore

Bikin Panik saat Banjir, Boneka Buaya Dikira Siap Mangsa Warga

Fajar Nugraha - 27 Desember 2021 16:04 WIB
Bikin Panik saat Banjir, Boneka Buaya Dikira Siap Mangsa Warga
Boneka buaya yang buat heboh saat banjir landa Malaysia. Foto: World of Buzz
Kuala Lumpur: Banjir yang melanda Malaysia selama hampir seminggu lebih perlahan mulai surut. Namun beberapa cerita di balik banjir justru menarik.

Karena situasi perlahan pulih setelah banjir bandang, para korban menemukan banyak barang dan barang-barang mereka rusak oleh air banjir, yang menyedihkan karena beberapa di antaranya cukup pribadi.
Namun, akibat banjir, banyak juga hewan yang terlihat berenang di air banjir.

Baru-baru ini, sebuah tweet menjadi viral tentang seekor buaya yang berenang di air banjir.

Tapi yang lucu adalah buaya itu ternyata benar-benar boneka seseorang!

"Plushie (boneka) siapa ini?!" sebut netijen Malaysia, melalui Twitter, berdasarkan foto yang beredar, dikutip dari World of Buzz, Senin 27 Desember 2021.

Tweet itu mendapat banyak perhatian karena berhasil menghibur dan membuat hari-hari orang Malaysia selama masa-masa sulit ini.

Orang-orang benar-benar berpikir itu nyata!

Setelah mengumpulkan banyak perhatian, banyak netizen berkomentar tentang bagaimana mereka benar-benar percaya bahwa dua foto pertama adalah benar-benar nyata!

“Buaya bergerak!,” sebut seorang warga.

Pengguna Twitter mengaitkan gambar terakhir boneka itu dengan seorang wanita karena pandangan sekilas yang tampaknya dilakukan.

"Senyum sinis dari 'buaya darat’,” tulis seorang warga.

Bahkan seorang politisi dikerjai oleh sukarelawan dengan boneka itu

Politisi Young Shefura, berbagi pengalamannya diolok-olok oleh beberapa sukarelawan saat dia membantu korban banjir di Twitter-nya.

Dia menyebutkan bagaimana dia bergegas ke tempat kejadian setelah seseorang mengatakan kepadanya bahwa ada bayi buaya terlihat di belakang gedung. Tapi yang mengejutkannya, itu hanya buaya karet yang ditempatkan di sana.

Banjir yang melanda sejak sepekan lalu telah menewaskan 46 orang. Hal ini dipastikan oleh Inspektur Jenderal Polisi Malaysia Acryl Sani Abdullah Sani, setelah air surut. Sebagian besar korban tewas ditemukan di Selangor dan Pahang.

Hingga saat ini masih ada lima orang hilang. Sementara sebanyak 54.532 orang lainnya masih berada di pusat pengungsian dan 68 jalan masih tetap ditutup karena air.


(FJR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id