Nekat Membuat Sabu, Profesor 'Breaking Bad' Ditangkap

    Willy Haryono - 17 November 2019 12:03 WIB
    Nekat Membuat Sabu, Profesor 'Breaking Bad' Ditangkap
    Metamfetamin atau sabu adalah jenis narkoba yang muncul dalam film seri Breaking Bad. (Foto: GUILLERMO ARIAS/AFP/GETTY)
    Arkansas: Dua profesor kimia dari Arkansas, Amerika Serikat, ditangkap atas tuduhan membuat narkotika jenis methamphetamine atau biasa juga disebut sabu. Salah satu dari mereka dikenal sebagai "Heisenberg" -- sebuah nama julukan dari film seri Breaking Bad.

    Bradley Allen Rowland, 40, dan Terry David Bateman, 45, ditangkap polisi pada Jumat 15 November. Keduanya diketahui bekerja di universitas Henderson State University.

    Gedung Reynolds Science Center di universitas tersebut ditutup pada 8 Oktober karena adanya "bau menyengat bahan kimia." Rowland dan Bateman diduga menggunakan gedung tersebut sebagai lokasi pembuatan sabu.

    Dikutip dari Newsweek, belum lama ini, investigasi mengenai dugaan pembuatan sabu dipimpin Kepala Kepolisian Henderson, Johnny Campbell, dengan dibantu aparat kepolisian dari Arkadelphia dan pihak lainnya termasuk akademisi kampus.

    Pemeriksaan di lokasi yang diduga dijadikan tempat pembuatan sabu berujung pada penemuan sisa-sisa bahan kimia benzil klorida di lantai. Benzil klorida biasanya dipakai sebagai bahan pewarna, untuk bidang fotografi dan juga bisa dipakai membuat sabu.

    Rowland dan Bateman telah didakwa dengan pasal kejahatan narkoba. Juru bicara Henderson State University, Tina Hall, mengatakan baha penemuan tumpahan benzil klorida ini terkait dengan penangkapan dua staf. Ia tidak secara spesifik menyebut nama Rowland dan Bateman, dan juga tidak mengatakan apakah pembuatan sabu dilakukan di area kampus atau tidak.

    Sebelum kasus ini terungkap, Rownland sempat menunjukkan ketertarikannya terhadap film seri Breaking Bad dalam wawancara bersama Henderson State University Oracle. 

    Breaking Bad adalah film seri dari saluran AMC TV yang bercerita mengenai guru kimia bernama Walter White. Inti dari cerita adalah memperlihatkan transformasi Walter White, seorang guru kimia biasa, hingga menjadi gembong narkoba yang disegani. 

    Dalam filmnya, Walter White yang diperankan aktor Bryan Cranston menamakan dirinya dengan Heisenberg, yang diambil dari nama fisikawan Jerman Werner Heisenberg.

    "Saya rasa (Breaking Bad) itu adalah film yang bagus," kata Rowland dalam wawancaranya. "Unsur ilmiahnya cukup akurat, dan juga bisa membuat banyak anak muda tertarik dengan ilmu kimia," lanjutnya.

    Kejahatan terinspirasi dan terkait Breaking Bad telah beberapa kali terjadi di AS. Adolfo "Flaco" Mitchell, seorang pemilik waralaba taco, ditangkap polisi karena ternyata juga berbisnis sabu sembari menjalankan usaha kulinernya. 

    Mitchell disandingkan dengan tokoh lainnya di Breaking Bad: Gustavo Fring. Fring merupakan pemilik waralaba restoran cepat saji yang juga merupakan bos narkoba dan atasan dari Walter White.



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id