• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 20 NOV 2018 - RP 51.121.521.604

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Gerhana Bulan Terlama akan Berlangsung Juli Ini

Arpan Rahman - 09 Juli 2018 21:04 wib
Gerhana bulan berwarna merah terlihat di langit Singapura, 31
Gerhana bulan berwarna merah terlihat di langit Singapura, 31 Januari 2018. (Foto: AFP/ROSLAN RAHMAN)

London: Sebagian orang menganggap gerhana bulan berwarna merah sebagai tanda akan terjadinya musibah. Namun bagi sebagian lainnya, itu hanyalah sebuah objek foto yang luar biasa.

Gerhana bulan terlama abad ini akan berlangsung pada Juli. Dalam gerhana ini, bulan akan berwarna terang semerah darah.

Para ahli juga memprediksi planet Mars akan tampak lebih cerah dari biasanya saat melintas dekat Bumi nanti.

"Ini luar biasa," ucap Robert Massey dari Royal Astronomical Society kepada The Times

"Ini adalah kesempatan yang sangat bagus dan langka untuk melihat gerhana bulan di sebelah Mars pada langit malam," cetus dia, seperti disitir dari Independent, Senin 9 Juli 2018.

"Anda akan memiliki dua objek cerah yang sangat besar... ini adalah peluang besar bagi fotografer," ungkap Massey.

Gerhana -- saat bumi melintas antara matahari dan bulan -- diperkirakan berlangsung selama satu jam 43 menit. Diperkirakan gerhana terpanjang ini akan terjadi pada 27 Juli.

Durasi lama terjadi karena bulan berada di salah satu titik terjauh dari Bumi.

Sementara warna merah bulan terjadi karena efek Rayleigh Scattering, di mana pendar-pendar cahaya hijau dan ungu seperti disaring melalui atmosfer Bumi.

"Jika Anda pergi ke Eropa timur atau selatan, Anda akan melihat tampilan yang lebih baik," kata Massey. "Bulan akan terlihat lebih tinggi di langit. Di Amerika, Anda tidak akan melihatnya sama sekali," bubuh dia.


(WIL)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.