Kafe Ganja Pertama Dibuka di Amerika

    Medcom - 17 Oktober 2019 08:08 WIB
    Kafe Ganja Pertama Dibuka di Amerika
    Kafe ganja yang dibuka di West Hollywood, Los Angeles, Amerika Serikat (AS). Foto: CBS
    Los Angeles: Kafe ganja pertama di Amerika baru saja dibuka di Los Angeles, California. Bahan utama dalam hampir semua makanan dalam menu adalah ganja.

    Menu yang disajikan antara lain: roti bakar alpukat atau jus seledri, yang disajikan dengan makanan camilan ganja. Para pegawai di kafe itu mengatakan sama seperti menu yang disajikan, para pelanggan kafe itu juga beragam.

    “Pelanggan berasal dari seluruh lapisan masyarakat. Sungguh! Kami melihat orang-orang dari segala usia. Bahkan tidak ada orang yang suka mabuk-mabukan dengan ganja,” ujar pegawai kafe, Stephanie D'Ollion, seperti dikutip dari VOA Indonesia, Kamis, 17 Oktober 2019.

    Meskipun masih menjadi kontroversi di banyak negara bagian, dan bahkan dinilai ilegal menurut hukum pemerintah federal; sejak akhir tahun 2016 negara bagian California telah melegalkan penggunaan ganja untuk rekreasi.

    Tetapi sejauh ini kafe yang menyajikan menu dengan ganja ini adalah yang pertama di Amerika. Kafe ini mudah ditemukan dengan hanya melihat antrian panjang orang-orang yang menunggu untuk masuk ke dalam kafe.

    Kafe ini tidak akan melayani pelanggan di bawah usia 21 tahun. Dan seperti juga bartender, pegawai dan penjaga keamanan di kafe ini mengawasi para tamu untuk memastikan tidak ada yang mengkonsumsi ganja secara berlebihan, karena polisi bisa menangkap pengemudi yang diduga mengemudi di bawah pengaruh ganja.

    “Kami menyarankan mereka menggunakan taksi Uber dan Lyft, dan kalau ada orang yang menggunakan ganja secara berlebihan, kami akan akan memastikan bahwa mereka menggunakan transportasi umum,” imbuh Stephanie.

    Kafe ini secara hukum tidak boleh membuat makanan apapun yang mengandung ganja. Para pelanggan memesan makanan dan ganja, yang disajikan terpisah sebagai pendamping makanan utama mereka.

    Para pelayan diharuskan mencoba menu sebelum hidangan disajikan kepada pelanggan sehingga dapat memberikan nasehat atau rekomendasi berdasarkan konsentrasi ganja tersebut. “Lihatlah sekeliling Anda! Semua orang sangat senang, sangat lapar dan bersenang-senang,” imbuhnya.

    Pejabat kota mengharuskan restoran memasang penyaring udara untuk menghilangkan bau ganja. “Banyak orang keren di sini. Kami bertemu teman-teman dan mengkonsumsi ganja berkualitas baik,” kata seorang pelanggan.

    “Bertemu teman-teman dan bersantai. Tidak ada bedanya dengan minum segelas anggur,” timpal lainnya.

    “Ada ganja berkualitas baik dan makanannya juga enak!” Pejabat lokal mengatakan telah menerima lebih dari 300 permintaan dari para pebisnis untuk membuka kafe semacam itu. 



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id