• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 14 NOV 2018 - RP 51.052.810.215

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Buaya Seberat 500 Kilogram Berhasil Ditangkap di Australia

Arpan Rahman - 12 Juli 2018 16:58 wib
Buaya seberat 500 kilogram yang berhasil ditangkap (Foto: Sky
Buaya seberat 500 kilogram yang berhasil ditangkap (Foto: Sky News).

Katherine: Seekor monster buaya air asin telah ditangkap oleh penjaga hutan sesudah pencarian delapan tahun di Australia.
 
Buaya sepanjang hampir lima meter, dengan berat 589 kilogram, ditemukan masuk dalam perangkap di hilir kota pedalaman Katherine di pedalaman utara.
 
Sejumlah surat kabar Australia melaporkan itu adalah salah satu buaya air asin terbesar yang pernah tertangkap dalam perangkap.
 
Taman dan Suaka Margasatwa Northern Territory menulis di Facebook pada Selasa: "Kemarin sore, penjaga menangkap buaya air asin jantan sepanjang 4,7m di jebakan dalam properti pribadi 60 km di hilir dari Katherine."
 
Buaya -- diperkirakan berusia 60 tahun -- dipindahkan ke lokasi aman dari sebuah peternakan buaya di mana ia akan menjalani sisa hidupnya untuk melindungi penduduk yang tinggal di daerah sekitarnya.
 
"Dia dipindahkan ke hilir dari Katherine demi membantu mencegah interaksi manusia di daerah-daerah yang lebih padat penduduknya," lanjutnya.
 
"Buaya besar dapat bergerak di sekitar saluran air Top End tanpa terdeteksi dan Anda harus selalu waspada buaya," cetusnya, seperti disitat dari Sky News, Kamis 12 Juli 2018.
 
Otoritas di Northern Territory Australia sudah mencoba menjebak dan merelokasi makhluk itu sejak 2010.
 
Hewan ini bergabung dengan barisan 190 buaya lainnya yang telah ditangkap dan dipindahkan dari daerah-daerah padat di Northern Territory tahun ini.
 
"Inilah buaya terbesar yang pernah dipindahkan dari Sungai Katherine oleh Satuan Operasi Satwa Liar," kata kepala operasi satwa liar Wilayah Utara Tracey Duldig dalam sebuah pernyataan.
 
Buaya air asin banyak berkembang-biak di Australia bagian utara dan merupakan yang terbesar dari semua reptil yang hidup.
 
Mangsanya disergap dan kemudian ditenggelamkan atau ditelan secara keseluruhan - dan mereka mampu menaklukkan hampir semua hewan yang masuk ke wilayahnya termasuk ikan hiu.


(FJR)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.