Penyerbuan ke Area 51 Batal

    Willy Haryono - 21 September 2019 12:02 WIB
    Penyerbuan ke Area 51 Batal
    Sejumlah orang berkostum Alien menari dalam acara Alienstock di dekat Area 51 di Rachel, Nevada, AS, 20 September 2019. (Foto: AFP/Getty/MARIO TAMA)
    Nevada: Kekhawatiran akan adanya ribuan orang yang menyerbu Area 51 di gurun Nevada, Amerika Serikat, pada Jumat 20 September tidak terbukti. Hanya ada puluhan orang yang datang, dan mereka pun tidak berusaha masuk ke fasilitas militer tersebut.

    Juni lalu, jutaan akun merespons sebuah tulisan di Facebook yang berisi undangan untuk menyerbu Area 51 pada 20 September. Dalam deskripsi di tulisan tersebut, tujuan penyerbuan adalah untuk "melihat alien" di Area 51.

    Selama ini, Area 51 dianggap sejumlah orang sebagai fasilitas rahasia Pemerintah AS yang menyimpan alien beserta pesawat luar angkasa dari planet lain.

    Ajakan menyerbu Area 51 dituliskan Matty Roberts, seorang mahasiswa asal California. Ia berpendapat bahwa para personel Area 51 tidak akan bisa menanggulangi kedatangan ribuan hingga jutaan orang.

    Tulisan yang disebut Roberts sebagai sebuah gurauan itu ternyata menjadi viral. Lebih dari tiga juta orang mengekspresikan ketertarikan mereka untuk ikut serta dalam penyerbuan.

    Rencana penyerbuan ini menjadi pemberitaan di banyak media global. Militer AS pun ikut merespons, dan menegaskan bahwa Area 51 adalah fasilitas angkatan udara negara, dan menyarankan agar tidak ada yang nekat menerobos masuk.

    Dilansir dari laman BBC, Sabtu 21 September 2019, 'penyerbuan' ternyata hanya dihadiri sekitar 75 orang. Mereka semua berkumpul di depan gerbang masuk Area 51, dan tidak ada yang berusaha masuk.

    Hanya ada satu pria yang ditahan karena buang air kecil di dekat pintu masuk. Seorang perempuan juga ditahan di sekitar Area 51, meski alasan penangkapannya tidak disebutkan.

    "Saya sedikit kecewa karena orang yang datang jauh lebih sedikit dari yang dituliskan di internet," kata Nathan Brown, warga AS yang sengaja datang ke Nevada dari Portland, kepada surat kabar Las Vegas Review-Journal.

    Area 51 dibangun di era Perang Dingin antara AS dan Uni Soviet sebagai fasilitas uji coba pesawat. Sikap AS yang cenderung tertutup mengenai Area 51 memicu banyak spekulasi.

    Teori konspirasi terpopuler adalah Area 51 sebagai fasilitas penyimpan pesawat luar angkasa beserta alien yang jatuh di Roswell, New Mexico, pada 1947. Pemerintah AS menegaskan tidak ada alien di Area 51, dan pesawat yang jatuh di Roswell disebutkan hanyalah balon udara.

    Sejumlah warga AS mengaku sering melihat pesawat luar angkasa atau UFO di dekat Area 51. Sebagian warga AS juga mengaku pernah diculik alien, dan bahkan dijadikan eksperimen, sebelum akhirnya dikembalikan ke Bumi.



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id