Rampungkan Kuliah, Bocah 9 Tahun Jadi Lulusan Termuda Dunia

    Arpan Rahman - 11 Desember 2019 19:09 WIB
    Rampungkan Kuliah, Bocah 9 Tahun Jadi Lulusan Termuda Dunia
    Bocah berusia sembilan tahun yang dipastikan menjadi lulusan termuda di dunia. Foto: Sky News
    Eindhoven: Seorang anak laki-laki berusia sembilan tahun yang dipastikan menjadi lulusan termuda di dunia telah berhenti dari universitasnya. Menyusul terjadi keributan tentang jangka waktu kelulusannya.

    Laurent Simons menjadi berita utama di seluruh dunia setelah ia menyelesaikan gelar sarjana teknik elektro di Universitas Teknologi Eindhoven di Belanda.

    Bocah Belgia -,yang memiliki IQ 145,- dijadwalkan menyelesaikan studinya sebelum akhir tahun. Ini akan membuatnya menjadi lulusan pertama di dunia yang berusia di bawah 10 tahun.

    Tetapi universitas itu sekarang memberi tahu Laurent dan orangtuanya bahwa target itu tidak lagi layak. Karena jumlah ujian yang masih harus dia selesaikan sebelum ulang tahunnya pada Boxing Day.

    "Laurent adalah bocah lelaki yang sangat berbakat, yang sedang menjalani studinya dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya," kata universitas itu dalam sebuah pernyataan.

    Universitas menambahkan bahwa telah menawarkan "skema yang masih sangat fenomenal di mana ia akan mengakhiri pendidikannya pertengahan 2020".

    Tetapi orangtua Laurent memutuskan tidak menerima tawaran itu dan segera mengakhiri studinya di Eindhoven.

    Ayahnya Alexander Simons berkata: "Sampai pekan lalu semuanya baik-baik saja, dan sekarang tiba-tiba mereka melakukan penundaan enam bulan."

    Dia katakan jangka waktu pasti kelulusan Laurent tidak pernah menjadi masalah bagi keluarga. Tetapi menjadi salah satu problem karena mereka merasa universitas bereaksi terhadap rencana mereka untuk memindahkan pendidikan lebih lanjut anak itu ke luar negeri.

    Seorang direktur program di universitas sebelumnya menggambarkan Laurent sebagai "mungkin tiga kali lebih pintar daripada mahasiswa paling cerdas yang pernah kami miliki".

    "Sangat aneh bahwa ini semua datang tepat pada saat kami menyelesaikan rencana kami untuk PhD Laurent di universitas yang berbeda,” Simons menambahkan.

    "Ada banyak minat pada Laurent dari universitas di mana dia akan merasa terhormat untuk kuliah, ada begitu banyak permintaan untuk Laurent, dia adalah proyek unik yang semua orang ingin menjadi bagian darinya," sambungnya, dirilis dari Sky News, Rabu 11 Desember 2019.

    Laurent, yang terinspirasi oleh penemu keturunan Serbia-Amerika, Nikola Tesla, mengatakan ia ingin meneliti organ buatan dan akhirnya mengembangkan seluruh tubuh buatan di laboratoriumnya sendiri.

    Saat ini bocah termuda yang memperoleh gelar adalah warga Amerika Michael Kearney, yang mencapai prestasi pada Juni 1994 pada usia 10 tahun dan empat bulan, menurut Guinness Book of World Records.



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id