Penembakan Massal di Thailand Tewaskan 12 Orang

    Willy Haryono - 08 Februari 2020 21:27 WIB
    Penembakan Massal di Thailand Tewaskan 12 Orang
    Ilustrasi penembakan. (Foto: Medcom.id)
    Nakhon Ratchasima: Sedikitnya 12 orang tewas dan sejumlah lainnya terluka dalam penembakan massal yang dilakukan seorang prajurit di kota Nakhon Ratchasima, Thailand, Sabtu 8 Februari 2020. Seorang juru bicara Kementerian Pertahanan mengatakan kepada BBC bahwa pelaku bernama Jakraphanth Thomma, seorang tentara Thailand.

    Pelaku diketahui menyerang komandannya, kemudian mencuri senjata api dan amunisi dari sebuah kamp militer. Ia kemudian melepaskan tembakan secara brutal di sebuah area kuil Buddha dan pusat perbelanjaan di jantung kota Nakhon Ratchasima, atau biasa juga disebut Korat.

    Hingga saat ini, aparat keamanan Thailand belum dapat menangkap pelaku yang masih berkeliaran.

    Video di media lokal memperlihatkan pelaku yang keluar dari kendaraan tipe Humvee di depan pusat perbelanjaan Terminal 21 di distrik Muang. Ia kemudian menembakkan senjata api secara acak.

    Satu video lainnya memperlihatkan api di luar sebuah bangunan. Sejumlah laporan menyebut api berasal dari tabung gas yang meledak ketika terkena tembakan.

    Otoritas setempat telah menutup area penembakan sembari melacak pelaku, yang dikabarkan berada di dalam sebuah bangunan. Polisi telah mengimbau warga sekitar untuk tetap berada di rumah.

    The Bangkok Post melaporkan bahwa pelaku, berusia 32 tahun, juga menyandera sejumlah orang di dalam gedung, meski kabar ini belum secara resmi dikonfirmasi. Hingga saat ini, motif pelaku belum diketahui.

    Namun ia sempat mengunggah status di media sosialnya saat serangan. Dalam salah satu tulisan, ia bertanya apakah sebaiknya dia menyerah saja dalam aksi penembakan massal ini.

    Sebelumnya ia sempat mengunggah gambar sebuah pistol dengan amunisinya, lengkap dengan tulisan "saatnya bersenang-senang" dan "tidak ada satu pun yang dapat menghindari kematian." Akun pelaku kini telah dimatikan Facebook.

    Masih dari laporan The Bangkok Post, komandan yang tewas diserang pelaku diketahui bernama Anantharot Krasae. Korban tewas lainnya adalah wanita berusia 63 tahun dan satu prajurit di sebuah kamp militer.

    Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha telah menerima laporan mengenai penembakan ini, dan mengungkapkan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban tewas.




    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id