Filipina Mendekat, Tiongkok Utamakan Hubungan dengan Negara Manapun

    Sonya Michaella - 21 Oktober 2016 15:56 WIB
    Filipina Mendekat, Tiongkok Utamakan Hubungan dengan Negara Manapun
    Presiden Filipina Rodrigo Duterte bertemu Presiden Tiongkok Xi Jinping (Foto: AFP)



    medcom.id, Jakarta: Menjauhnya Filipina dari Amerika Serikat (AS) disinyalir sebagai sinyal Filipina akan mendekat dan lebih bekerja sama dengan Tiongkok.
     
    Namun, Duta Besar Tiongkok untuk ASEAN, Xu Bu mengutarakan bahwa Tiongkok selalu dan sangat mementingkan hubungan bilateral dengan negara mana pun.
     
    "Tiongkok sangat mementingkan hubungan bilateral dengan negara lain, termasuk Filipina. Semuanya penting dalam hubungan bilateral dengan negara kami," kata Dubes Xu ketika ditemui di Hotel JW Marriot, Jakarta, Jumat (21/10/2016).
     
    Dengan AS sendiri, lanjut dia, Tiongkok juga mempunyai hubungan yang baik. Namun, ia tak mengomentari pernyataan Presiden Filipina, Rodrigo Duterte yang sudah menyatakan akan memutus hubungan dengan AS ketika melakukan kunjungan kenegaraan ke Tiongkok.
     
    "Kami harap semua negara di kawasan atau di luar kawasan selalu menjalin hubungan dengan baik, sehingga kita semua bisa bekerja sama lebih baik lagi," ujar Xu.
     
    Ia juga berharap agar semua yang bekerja sama tetap mementingkan kedamaian dan stabilitas bersama di kawasan, serta membangun yang lebih baik di kawasan Asia.
     
    Duterte telah mengumumkan bahwa Filipina berpisah dari AS, sekutunya selama ini. "Kepada kalian semua saya umumkan pisah dari Amerika Serikat," ujar Duterte, seperti dikutip AFP.
     
    (Baca: Presiden Filipina Umumkan Pisah dari Amerika Serikat).
     
    Namun, perpisahan hubungan tersebut tak termasuk dalam bidang sosial, tapi ia menekankan di bidang militer dan ekonomi. Bahkan, Duterte menegaskan bahwa Amerika sudah kalah.
     
    Sementara dalam pidatonya, Duterte lagi-lagi melontarkan hinaan kepada AS. "Orang Amerika terlalu bising, kadang kasar. Laring mereka tidak disesuaikan untuk kesopanan," pungkas Duterte, meniru aksen Amerika.
     
    Sementara, ketika ditanya apakah pernyataan Duterte ini menjadi sinyal yang baik untuk hubungan ASEAN dan Tiongkok, Dubes Xu hanya menjawab semua akan terus bekerja sama. Pasalnya, tahun depan  Filipina akan mengetuai ASEAN, menggantikan Laos.
     
    "Jalan yang baik, tentu. Namun, semuanya tetap bekerja sama dengan baik untuk meningkatkan hubungan ASEAN dan Tiongkok. Berbagi pengalaman membangun negeri, itu perlu," tutupnya.

     

     



     

    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id