AS Kembalikan Rp14 Triliun Dana 1MDB dari Buronan Malaysia

    Arpan Rahman - 01 November 2019 17:05 WIB
    AS Kembalikan Rp14 Triliun Dana 1MDB dari Buronan Malaysia
    Low Taek Jho merupakan sosok kunci dalam kasus dugaan korupsi 1MDB. Foto: AFP
    Washington: Kementerian Kehakiman Amerika Serikat mencapai kesepakatan penyelesaian dengan pemodal Malaysia Low Taek Jho untuk mengembalikan hampir USD1 miliar atau Rp14 triliun dana buronan dan keluarganya yang telah disalahgunakan dari dana investasi Malaysia 1MDB.

    “Pejabat tingkat tinggi 1Malaysia Development Berhad (1MDB) dan rekanannya termasuk Low, lebih dikenal sebagai Jho Low, telah menyedot lebih dari USD4,5 miliar atau Rp63 triliun dana kekayaan milik negara dari 2009 hingga 2015,” kata Kementerian Kehakiman AS.

    Pejabat di Malaysia dan Uni Emirat Arab, bank Wall Street Goldman Sachs Group Inc dan Deutsche Bank semuanya telah terjebak dalam penyelidikan konspirasi selama beberapa tahun.

    Low menghadapi tuduhan di AS dan Malaysia atas peran sentralnya dalam skandal di 1MDB, yang didirikan oleh mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak.

    Low setuju untuk menyerahkan real estat kelas atas di Beverly Hills, New York, dan London serta investasi bisnis lainnya senilai USD700 juta, Kementerian Kehakiman AS mengatakan dalam sebuah pernyataan dan dokumen pengadilan yang diajukan pada Rabu. Penyelesaian juga termasuk aset di Britania Raya dan Swiss.

    Itu di luar kapal pesiar USD120 juta dan aset lainnya USD140 juta yang sebelumnya hangus. Jika disetujui, pengembalian itu akan menandai perampasan sipil terbesar yang pernah diselesaikan oleh Departemen Kehakiman, katanya.

    "Pesan dalam kasus ini sederhana: Amerika Serikat bukan tempat yang aman untuk dana yang dicuri," kata Jaksa AS Nicola T Hanna dari Distrik Pusat California, disiarkan dari Al Jazeera, Jumat 1 November 2019.

    Kesepakatan itu tidak termasuk pengakuan bersalah atau kesalahan dan tidak terikat pada tindakan pidana terpisah terhadap Low.

    "Saya sangat senang untuk mengkonfirmasi bahwa penyelesaian global yang menyeluruh dan penting telah dicapai dengan pemerintah Amerika Serikat," kata Low dalam pernyataan melalui surat elektronik.

    Goldman mengatakan awal bulan ini bahwa pihaknya bekerja sama dengan Kementerian Kehakiman AS dan pemerintah lainnya dan penyelidikan peraturan.

    "Perusahaan juga terlibat dalam diskusi dengan pemerintah dan pihak berwenang tertentu sehubungan dengan potensi penyelesaian penyelidikan mereka," kata bank itu dalam pengajuan Komisi Sekuritas dan Bursa AS pada 15 Oktober.

    Tahun lalu, Malaysia mengajukan tuntutan pidana terhadap Goldman atas perannya sebagai penjamin emisi dan arranger dari tiga penjualan obligasi yang mengumpulkan USD6,5 miliar untuk 1MDB. Jaksa pada Agustus mengajukan tuntutan pidana terhadap 17 direktur saat ini dan mantan direktur di unit Goldman.

    Usulan penyelesaian diajukan di pengadilan California pada Rabu dan perlu disetujui oleh hakim.



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id