Kanselir Jerman: Tiongkok Harus Jamin Kebebasan Hong Kong - Medcom

    Kanselir Jerman: Tiongkok Harus Jamin Kebebasan Hong Kong

    Willy Haryono - 07 September 2019 17:04 WIB
    Kanselir Jerman: Tiongkok Harus Jamin Kebebasan Hong Kong
    Kanselir Jerman Angela Merkel (kanan) bersama PM Tiongkok Li Keqiang di Beijing, Jumat 6 September 2019. (Foto: AFP/Roman Pilipey)
    Beijing: Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan hak dan kebebasan masyarakat Hong Kong "harus dijamin" pemerintah Tiongkok. Pernyataan disampaikan Merkel usai dirinya bertemu Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang di Beijing, Jumat 6 September.

    Sebelumnya para petinggi aksi protes di Hong Kong telah menuliskan sebuah surat terbuka untuk Merkel. Ia meminta sang kanselir untuk menyampaikan kekhawatiran Jerman mengenai situasi yang kini terjadi di Hong Kong.

    Merkel mengaku telah mendiskusikan isu Hong Kong dalam kunjungannya ke Tiongkok, dan menekankan bahwa "kebebasan" di wilayah semi-otonom itu harus mendapat jaminan.

    "Dalam situasi terkini (di Hong Kong), segala sesuatunya harus dilakukan demi mencegah terjadinya aksi kekerasan," tutur Merkel dalam konferensi pers gabungan bersama PM Li, dikutip dari laman Guardian, Sabtu 7 September 2019.

    "Dan solusi untuk masalah tersebut hanya dapat ditemukan melalui proses politik, salah satunya dialog," lanjutnya.

    Membawa serta delegasi pebisnis, Merkel tiba di Tiongkok pada Kamis 5 September. Perusahaan yang ikut bersama Merkel meliputi Volkswagen, Allianz dan Deutsche Bank.

    Satu hari usai ketibaan, Merkel bertemu dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping. Kedua pemimpin dijadwalkan untuk menghadiri sebuah acara makan malam di Beijing.

    Menurut laporan Xinhua, Presiden Xi mengatakan bahwa unilateralisme dan proteksionisme merupakan ancaman serius bagi stabilitas global, sehingga "merupakan hal penting" bagi Tiongkok dan Jerman untuk memperkuat kerja sama.

    Sabtu ini, Merkel dijadwalkan menyampaikan pidatonya di hadadapan para mahasiswa di kota Wuhan.

    Surat terbuka yang disampaikan kepada Merkel ditulis oleh Joshua Wong, tokoh aktivis pro-demokrasi di Hong Kong, beserta beberapa tokoh lainnya. Dalam surat disebutkan bahwa Merkel mungkin memahami situasi di Hong Kong karena dulu tumbuh besar di Jerman Timur.

    "Anda telah mengalami langsung teror dari pemerintah diktator," tulis Wong, yang sempat ditahan otoritas Hong Kong pekan kemarin. 

    Wong menilai Hong Kong dan Jerman memiliki pandangan yang sama mengenai demokrasi. "Kami berharap Anda dapat menyampaikan kekhawatiran Jerman mengenai situasi kami kepada pemerintah Tiongkok," ungkap Wong.



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id