Satu Lagi Jenazah WNI Ditemukan di Puing Jembatan Taiwan - Medcom

    Satu Lagi Jenazah WNI Ditemukan di Puing Jembatan Taiwan

    Willy Haryono - 02 Oktober 2019 21:15 WIB
    Satu Lagi Jenazah WNI Ditemukan di Puing Jembatan Taiwan
    Jembatan di Nanfangao, Taiwan, tiba-tiba runtuh di tengah cuaca cerah pada Selasa 1 Oktober 2019. (Foto: AFP / Sam YEH)
    Taipei: Seorang warga negara Indonesia yang dinyatakan hilang dalam insiden jembatan runtuh di Taiwan akhirnya ditemukan, Rabu 2 Oktober 2019. Total WNI yang tewas dalam insiden tersebut mencapai tiga orang.

    Ketiganya merupakan anak buah kapal yang bekerja di area Nanfangao, Taiwan. Mereka adalah Wr, 29, asal Cirebon, Er, 32, Indramayu dan MD, 28, Pemalang.

    Insiden jembatan ambruk itu juga melukai empat WNI lainnya.

    "Satu ABK WNI yang hilang telah ditemukan dalam keadaan meninggal. Dengan demikian, seluruh tiga WNI yang hilang telah ditemukan," kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri RI Judha Nugraha.

    Kamar Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taiwan beserta Kementerian Luar Negeri RI akan memfasilitasi repatriasi serta pemenuhan hak-hak ketenagakerjaan semua WNI yang menjadi korban.

    Sebelumnya pada siang tadi, dua jenazah WNI ditemukan tim penyelamat di sekitar reruntuhan jembatan yang berada di bawah air.

    Kala itu, Agensi Pemadam Kebakaran Nasional Taiwan menemukan dua jenazah di dekat sebuah kapal yang terjepit reruntuhan jembatan. Sementara dua lainnya ditemukan di dalam sebuah kapal yang rusak parah.

    Kepala agensi tersebut, Hsu Song-yi, mengatakan timnya mengalami kesulitan dalam memeriksa kondisi dua kapal. Hal ini dikarenakan rendahnya jarak pandang di bawah air.

    "Ini adalah operasi penyelamatan yang kompleks. Kami telah berkonsultasi dengan pakar bangunan dan juga ahli pembuat kapal. Kami terus berjuang melakukan yang terbaik," ujar Hsu.

    Jembatan yang menghubungkan teluk Nanfangao ini tiba-tiba runtuh di tengah cuaca cerah dan menimpa sejumlah kapal nelauan serta truk pengangkut minyak.
     
    Menteri Transportasi Taiwan Lin Chia-lung menegaskan pihaknya masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan. Menurutnya, jembatan buatan 1998 tersebut seharusnya masih dapat bertahan hingga 50 tahun ke depan.



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id