Setengah Juta Grasi Menandai Penobatan Kaisar Naruhito

    Arpan Rahman - 22 Oktober 2019 16:24 WIB
    Setengah Juta Grasi Menandai Penobatan Kaisar Naruhito
    Kaisar Naruhito resmi dinobatkan sebagai Kaisar Jepang. Foto: AFP.
    Tokyo: Naruhito telah memproklamirkan dirinya sebagai Kaisar baru Jepang dan bersumpah untuk ‘berdiri bersama rakyat’ setelah melakukan serangkaian ritual kuno yang berpuncak pada penampilannya di atas takhta kekaisaran bersama istrinya, Permaisuri Masako.

    Naruhito, yang naik tahta Krisan pada Mei, menyusul turun ayahnya, Akihito, menandai penobatan resmi pada Selasa di depan sekitar 2.000 tamu, termasuk kepala negara dan bangsawan lainnya dari lebih dari 180 negara.

    “Menandai penobatan, pemerintah memberi pengampunan kepada lebih dari setengah juta orang yang dinyatakan bersalah atas kejahatan kecil, seperti pelanggaran lalu lintas,” pernyataan pemerintah.

    Mengenakan jubah oranye gelap yang desainnya telah berusia 1.000 tahun, Kaisar Jepang ke-126 menghormati dedikasi Akihito yang berusia 85 tahun untuk pelayanan publik. Ia mengatakan akan melanjutkan pekerjaan ayahnya.

    "Dengan ini saya menyatakan penobatan saya di dalam dan di luar negeri," kata Naruhito.

    Naruhito bersumpah untuk bertindak sesuai dengan konstitusi pascaperang, yang menganggap kaisar yang berkuasa sebagai "simbol negara dan persatuan rakyat, sementara selalu berharap untuk kebahagiaan rakyat dan kedamaian dunia, memusatkan pikiran kepada rakyat dan berdiri di samping mereka".

    "Saya dengan tulus berharap bahwa negara kita, melalui kebijaksanaan rakyat dan upaya tak henti-hentinya, mencapai perkembangan lebih lanjut dan berkontribusi pada persahabatan dan kedamaian komunitas internasional dan kesejahteraan serta kemakmuran umat manusia," sambungnya, disitat dari Guardian, Selasa 22 Oktober 2019.

    Menghadapi Naruhito dari posisi di bawah takhta kekaisaran, perdana menteri, Shinzo Abe, mengucapkan selamat. "Kami akan melakukan yang terbaik untuk menciptakan masa depan yang damai dan cerah penuh harapan bagi Jepang," kata Abe, sebelum memimpin para tamu dalam tiga sorakan ‘Banzai’ (Hidup Kaisar).

    Serangkaian ritus, dalam agama Shinto asli Jepang, dimulai pada deras hujan pagi.

    Kaisar 59 tahun dari monarki tertua di dunia mengenakan jubah putih di tempat suci di dalam istana kekaisaran yang dikenal sebagai Kashikodokoro, dan mengumumkan penobatannya untuk Amaterasu, dewi matahari mitos dari siapa semua raja Jepang dikatakan sebagai keturunan.

    Ditemani oleh staf istana dengan jubah hitam membawa kotak-kotak dekoratif berisi harta kerajaan berupa pedang dan permata, Naruhito berjalan perlahan ke kuil pertama, membungkuk dalam-dalam dan masuk untuk berdoa. Dia melakukan kunjungan serupa ke dua kuil lainnya.

    Kemudian, ia mengambil tempat di takhta Takamikura setinggi 6,5 meter bersama Masako, seorang non-bangsawan berpendidikan Harvard yang ia nikahi pada 1993, dalam upacara 30 menit di Matsu-no-Ma (Hall) Pine, ruang istana paling bergengsi kekaisaran.

    Setengah Juta Grasi Menandai Penobatan Kaisar Naruhito
    Wapres Ma'ruf Amin hadiri penobatan Kaisar Naruhito. Foto: Global Times


    Di antara para pejabat tinggi yang menghadiri upacara itu Pangeran Charles, Menteri Perhubungan Amerika Serikat Elaine Chao, wakil presiden Tiongkok, Wang Qishan, Perdana Menteri Korea Selatan, Lee Nak-yon, dan Aung San Suu Kyi dari Myanmar. Wakil Presiden Ma’ruf Amin pun turut hadir dalam penobatan itu.

    Penobatan menuai kritik dari mereka yang mempertanyakan penggunaan 16 miliar yen (USD150 juta atau Rp2,1 triliun) dalam uang pembayar pajak untuk membayar ritual yang mereka yakini melanggar pemisahan konstitusional antara negara dan agama.

    Yang lain telah menyuarakan keprihatinan bahwa pesan ucapan selamat Abe, disampaikan dari titik yang secara fisik di bawah kaisar dan permaisuri, bertentangan dengan pernyataan konstitusi pascaperang bahwa kedaulatan terletak pada rakyat Jepang.

    Setelah perang dunia kedua, otoritas pendudukan pimpinan AS melucuti kakek Naruhito, Hirohito, dari status ilahinya, menjadikannya sosok simbolis murni tanpa kekuatan politik formal.

    Kemudian pada Selasa pasangan kerajaan itu dijadwalkan untuk mengadakan pesta jamuan yang dihadiri oleh sekitar 400 pejabat asing bersama dengan menteri pemerintah Jepang, anggota parlemen, dan hakim senior.


    Parade ditunda


    Jadwal awal termasuk parade di mana Naruhito dan Masako akan berkendara di sekitar jalan-jalan Tokyo dengan mobil atap terbuka, memberi puluhan ribu orang kesempatan untuk menyambut mereka pada hari yang telah dinyatakan sebagai hari libur nasional.

    Namun pekan lalu, pemerintah mengumumkan bahwa parade akan ditunda hingga November sebagai bentuk penghormatan terhadap korban Topan Hagibis, yang menewaskan 80 orang dan menyebabkan banjir dan kehancuran yang meluas.

    Penobatan Naruhito telah membangkitkan harapan bahwa pemerintahannya, yang dikenal sebagai Reiwa (harmoni yang indah), akan mengantar periode modernisasi yang halus bagi keluarga kekaisaran. Raja, yang menempuh dua tahun di Universitas Oxford dan menulis tesisnya tentang transportasi laut kuno di Sungai Thames, telah mengindikasikan bahwa ia akan melanjutkan pekerjaan Akihito dalam membawa keluarga kekaisaran lebih dekat dengan orang-orang biasa.

    Juga memusatkan perhatian pada krisis suksesi yang menjulang. Undang-undang rumah tangga kekaisaran Jepang melarang wanita naik takhta, dan pemerintah konservatif Abe telah menunjukkan sedikit minat dalam merevisinya untuk meningkatkan kumpulan calon penggantinya.

    Saat ini hanya dua anggota keluarga kekaisaran yang memenuhi syarat untuk menjadi kaisar -- adik laki-laki Naruhito, Putra Mahkota Akishino, dan putranya yang berusia 13 tahun, Pangeran Hisahito. Naruhito dan Masako memiliki satu anak, Putri Aiko yang berusia 17 tahun.



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id