Pencarian Pengungsi Rohingya yang Tenggelam Terus Dilakukan

    Marcheilla Ariesta - 11 Februari 2020 19:08 WIB
    Pencarian Pengungsi Rohingya yang Tenggelam Terus Dilakukan
    Kapal Rohingya terbalik dan menewaskan 16 orang. (Foto: AL Bangladesh/BBC).
    Dhaka: Sebanyak 16 orang etnis Myanmar tewas akibat kapal yang terbalik di Teluk Benggala. Kapal penuh sesak itu membawa 125 pengungsi Rohingya dari kamp-kamp di Bangladesh.

    Petugas penyelamat Iqbal Hossain mengatakan semua jenazah telah dikirim ke Pulau Shah Porir. Namun, operasi penyelamatan masih terus berlanjut. Hingga kini sudah ditemukan 62 pengungsi yang selamat.

    Meski demikian, Iqbal enggan memberikan angka pasti mengenai jumlah pengungsi yang masih hilang.

    Penjaga pantai, penyelam Angkatan Laut dan penyelamat lainnya menemukan jenazah 14 perempuan, satu anak dan seorang pria setelah kapal kayu tersebut terbalik.

    "Mereka menaiki kapal tersebut setelah dibujuk oleh penyelundup untuk menuju ke Malaysia," kata Iqbal, dilansir dari laman Time, Selasa 11 Februari 2020.

    Para pelaku perdagangan manusia biasanya memikat para pengungsi dengan menjanjikan kehidupan yang lebih baik di luar negeri. Sementara itu, tak jarang juga para penjaga pantai menggagalkan penyelundupan manusia di sana.

    Lebih dari 700 ribu Muslim Rohingya melarikan diri ke Bangladesh dari Myanmar. Mereka melarikan diri sejak 2017 karena kekerasan yang dilakukan militer Myanmar.

    Sejak lama Myanmar mengatakan Rohingya bukan bagian dari mereka, namun migran 'Bengali' dari Bangladesh. Padahal sudah sejak lama etnis Rohingya tinggal di negara itu.



    (WAH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id