K3 Bagian Penting Membangun Komunitas ASEAN

    Gervin Nathaniel Purba - 26 Maret 2019 18:56 WIB
    K3 Bagian Penting Membangun Komunitas ASEAN
    Indonesia menjadi tuan rumah penyelenggaraan 20th CBM ASEAN OSHNET (Foto:Dok.Kemenaker)
    Jakarta: Indonesia melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) menyelenggarakan The 20th Coordinating Board Meeting (CBM) ASEAN-Jejaring Keselamatan dan Kesehatan Kerja atau Occupational Safety and Health Network (OSHNET).
     
    "CBM ASEAN OSHNET merupakan rapat yang dilaksanakan setahun sekali secara bergilir di antara negara ASEAN guna mengumpulkan dan penyebaran informasi, penelitian dan pelatihan untuk meningkatkan lingkungan dan kondisi kerja di ASEAN," kata Sekretaris Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3 Kemenaker Budi Hartawan, saat membuka acara tersebut pada Selasa, 26 Maret 2019.
     
    Budi mengatakan, negara anggota ASEAN telah mengakui OSH atau Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sebagai bagian terpenting dalam membangun komunitas ASEAN. OSH telah dinyatakan sebagai salah satu bidang yang menjadi prioritas kerja sama regional sejak 2006.
     
    "Rencana kerja ini menguraikan 20 proyek dan aktivitas dengan tema memperkuat pengawasan ketenagakerjaan, standar dan kapasitas keselamatan, dan kesehatan kerja. Termasuk pencegahan HIV," kata Budi.
     
    CMB dihadiri oleh 10 Negara Anggota ASEAN, Jepang, Tiongkok, Korea, dan organisasi internasional (ILO, IALI, dan APOSHO).
     
    "Pada pelaksanaan The 20th Coordinating Board Meeting ASEAN OSHNET kali ini, Indonesia akan menjadi tuan rumah sekaligus ketua pada pertemuan tersebut," katanya.
     
    "Penyelenggaraan kali ini merupakan yang  ketiga bagi Indonesia sebagai tuan rumah, setelah CBM pertama pada 2000 dan ke-11 pada 2010," kata Budi menambahkan.
     
    Selain penyelenggaraan The 20th ASEAN OSHNET Coordinating Board Meeting, Indonesia juga mendapat kehormatan untuk menyelenggarakan The 6th ASEAN OSHNET Conference yang akan dilaksanakan pada 28 Maret 2019.
     
    "Konferensi tahun ini akan dihadiri oleh 250 peserta yang terdiri dari negara anggota ASEAN, Plus Three Countries, perusahaan, akademisi, BPJS, pengawas ketenagakerjaan, dan perusahaan jasa keselamatan dan kesehatan kerja," ucap Budi.



    (ROS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id