teroris  

Diduga Perekrut Teroris, 249 Orang Ditangkap Otoritas Malaysia

Marcheilla Ariesta - 13 Maret 2018 18:57 wib
Malaysia tahan 249 orang terduga perekrut teroris. (Foto:
Malaysia tahan 249 orang terduga perekrut teroris. (Foto: Medcom.id).

Kuala Lumpur: Otoritas Malaysia menangkap 249 orang yang diduga merekrut anggota untuk tujuan terorisme melalui media sosial. Di antara para tersangka, ada beberapa warga negara asing.

Deputi Menteri Dalam Negeri Masir Kujat mengatakan 240 orang melakukan operasi mereka melalui Facebook, delapan menggunakan Twitter dan seorang memakai Instagram untuk merekrut anggota.

"Penangkapan dilakukan sebagai hasil intelijen polisi dan pemantauan oleh Counter Messaging Center," ucapnya kepada Parlemen, seperti dilansir dari Channel News Asia, Selasa 13 Maret 2018.

Pusat pemantauan ini didirikan pada 2016 untuk mengekang pengaruh kelompok Islamic State (ISIS) secara daring.

Menteri menambahkan bahwa pemerintaj juga memantau 3.871 akun Facebook, sementara 800 akun lainnya diblokir untuk mencegah penyebaran ideologi ekstremis di internet.

"Di Twitter, sebanyak 76 orang dipantau dan sembilan akun diblokir, sementara Instagram ada 72 orang yang sedang kita pantau," terangnya.

Dia menyebutkan, saat ini sudah ada 19 orang, termasuk warga asing, ditahan dan menjalani program deradikalisasi di bawah Undang-Undang Terorisme 2015 (POTA).

"Deradikalisasi secara sistematis dilaksanakan dengan menggunakan modul terpadu bagi teroris yaitu mencakup aspek nilai religius, kewarganegaraan, psikologi, keluarga dan moral," ungkapnya.

Masir menambahkan, keberhasilan program tersebut akan terlihat saat tahanan dibebaskan dan kembali ke masyarakat. Dia berharap dengan program ini, kegiatan terorisme di negaranya berkurang.


(FJR)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.