Kebakaran Pabrik di New Delhi Tewaskan 35 Orang

    Arpan Rahman - 08 Desember 2019 13:31 WIB
    Kebakaran Pabrik di New Delhi Tewaskan 35 Orang
    Salah satu sudut kota di New Delhi, India, tempat berdirinya banyak pabrik dan gudang kecil. (Foto: AFP/File / Alex Ogle)
    New Delhi: Sedikitnya 35 orang tewas dalam kebakaran di sebuah pabrik di New Delhi, India, Minggu 8 November 2019. Kebakaran terjadi pada dini hari di wilayah yang dipenuhi banyak unit manufaktur dan gudang penyimpanan.

    "Kami telah menyelamatkan sedikitnya 50 orang," lata Sunil Choudhary, Wakil Kepala Dinas Pemadam Kebakaran New Delhi, kepada kantor berita AFP.

    Saat kejadian, para korban yang merupakan pekerja pabrik sedang tertidur lelap. Sunil mengatakan api telah berhasil dipadamkan, namun operasi penyelamatan masih berlangsung.

    Seorang polisi senior mengatakan total pekerja yang berhasil diselamatkan berkisar 58 orang. Operasi penyelamatan terkendala kondisi Sadar Bazar yang sempit dan juga minim penerangan.

    Saluran televisi lokal memperlihatkan petugas pemadam menyelamatkan korban melalui gang-gang sempit ke ambulans. Saat penyelamatan, petugas mengaku melihat ada banyak tas sekolah dan material pengemasan.

    "Semua korban selamat telah dilarikan ke sejumlah rumah sakit. Beberapa korban luka diketahui berada dalam kondisi serius," ujar asisten komisioner polisi Sadar Bazar kepada AFP.

    "Sebagian besar korban tewas sedang tertidur saat kebakaran terjadi. Mereka meninggal karena sesak napas," tutur petugas gabungan di lokasi kejadian.

    Kepolisian New Delhi khawatir jumlah korban tewas dapat bertambah karena ada beberapa yang berada dalam kondisi kritis. 

    Banyak pabrik dan tempat usaha berskala kecil di India berlokasi di wilayah-wilayah sempit di sudut kota. Ini terjadi karena wilayah semacam itu memiliki harga sewa lahan yang relatif murah.

    Biasanya pabrik atau gudang kecil di India digunakan sebagai kamar tidur oleh para pekerja. Hal itu mereka lakukan untuk menekan pengeluaran.

    "Kebakaran di Anaj Mandi di Jalan Rani Jhansi di New Delhi benar-benar mengerikan. Saya turut berduka kepada semua keluarga korban," ungkap Perdana Menteri India Narendra Modi di Twitter.

    "Saya berharap korban luka segera sembuh. Otoritas menyediakan segala yang dibutuhkan di lokasi tragedi," lanjut dia.

    Arvind Kejriwal, Kepala Menteri Delhi, menyebut kebakaran kali ini sebagai "berita yang sangat, sangat tragis."



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id