comscore

Kemiskinan Hingga Korupsi Faktor Penyebab Perdagangan Orang

Marcheilla Ariesta - 07 Agustus 2019 20:22 WIB
Kemiskinan Hingga Korupsi Faktor Penyebab Perdagangan Orang
Fausto DeGuzman (kiri) di Kedutaan Besar AS di Jakarta, Rabu 7 Agustus 2019.
Jakarta: Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dianggap sebagai perbudakan modern. Terdapat beberapa faktor yang dianggap sebagai penyebab TPPO, diantaranya kemiskinan dan juga korupsi.

"Akar masalah perbudakan modern diantaranya kemiskinan, kurangnya jaringan sosial yang memadai, korupsi di pemerintahan, situasi politik tidak stabil, konflik bersenjata, hingga bencana alam," ungkap pejabat politik Kedutaan Besar AS di Jakarta, Fausto DeGuzman, Rabu 7 Agustus 2019.
DeGuzman menuturkan ada beberapa jenis TPPO di seluruh dunia, contohnya kerja paksa dan perdagangan pekerja seks.

Ia menyebut korban perdagangan orang biasanya ditemukan dalam beragam sektor usaha seperti perikanan, manufaktur, pengolahan makanan, konstruksi, elektronik, produksi garmen, agrikultur, dan juga pekerjaan domestik.

Beberapa negara telah melakukan upaya melawan TPPO. "Upaya-upaya melawan TPPO yang dilakukan negara di seluruh dunia didasarkan pada Undang-Undang Perlindungan Korban Perdagangan Orang (TVPA)," terangnya.

Ada tiga elemen dalam UU tersebut, yakni penuntutan, perlindungan, dan pencegahan.

Kementerian Luar Negeri AS setiap tahunnya merilis laporan mengenai informasi TPPO di seluruh dunia, yakni The Trafficking in Persons Report, atau laporan TIP.

Sementara itu, Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa Urusan Migrasi dan Perdagangan Orang (IOM) telah membantu banyak korban perdagangan orang, termasuk 9.000 yang ada di Indonesia sejak 2005. Dari total tersebut, 2.300 diantaranya adalah nelayan.

Perwakilan IOM Indonesia, Shafira Ayunindya, menuturkan sektor perikanan salah satu yang terbesar menyumbang korban TPPO. Para nelayan korban TPPO yang dia temui tak hanya dari Indonesia, namun ada juga dari negara lain, seperti Myanmar, Kamboja, Laos, dan Thailand.


(WIL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id