Kim Jong-un Sebut Tembakan Rudal Sebagai Peringatan

    Marcheilla Ariesta - 07 Agustus 2019 07:56 WIB
    Kim Jong-un Sebut Tembakan Rudal Sebagai Peringatan
    Korea Utara terus meluncurkan rudal sebagai bentuk penolakan latihan militer Korea Selatan dan Amerika Serikat. Foto: AFP.
    Pyongyang: Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un menyatakan bahwa rangkaian peluncuran rudal terbaru yang mereka lakukan merupakan sebuah peringatan. Kim menambahkan, peringatan tersebut ditujukan pada latihan militer Korea Selatan (Korsel) dan Amerika Serikat (AS).

    Baca juga: Korsel-AS Latihan Militer, Korut Luncurkan Rudal.

    Kantor berita negara KCNA, melaporkan Kim Jong-un turut menyaksikan peluncuran rudal terbaru yang dilakukan Pyongyang.

    "Amerika Serikat bersikeras memberikan sanksi dengan peluncuran yang berhasil dilakukan. Pemimpin Kim mencatat latihan militer akan menjadi peluang lain untuk Pemerintah AS dan Korea Utara," kata KCNA, yang dikutip Aljazeera, Rabu, 7 Agustus 2019.

    Latihan militer antara AS dan Korsel tetap berlangsung meskipun ada peringatan dari Korut. Latihan ini dinilai membahayakan negosiasi nuklir antara Washington dengan Pyongyang.

    Dua rudal balistik jarak pendek kembali diluncurkan Korea Utara pada Selasa kemarin. Kepala Staf Gabungan Korea Selatan, dua rudal itu ditembakkan dari ddkat Kwail di pantai barat Korut. Ini adalah rangkaian peluncuran keempat sejak 25 Juli.

    Pekan lalu, Presiden AS Donald Trump mengatakan peluncuran rudal yang dilakukan Korea Utara tak mengancam, bahkan sangat standar. Dia menambahkan Kim Jong-un tidak mungkin akan mengecewakannya.

    Kedua pemimpin negara yang sempat perang kata itu akhirnya bertemu untuk pertama kalinya di Singapura tahun lalu. Dalam pertemuan pertama, mereka menyepakati diadakannya denuklirisasi penuh secara bertahap.

    Trump dan Kim kembali bertemu untuk kedua kalinya di Vietnam pada Februari lalu. Sayangnya, pertemuan kedua malah gagal dan tidak mencapai kesepakatan apapun.

    Lalu, pertemuan ketiga yang mendadak dilakukan di zona demiliterisasi (DMZ) Korea Utara dan Selatan. Dalam pertemuan ini, keduanya kembali menegaskan bahwa proses denuklirisasi masih terus berjalan.



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id