Facebook Blokir Ratusan Akun Terkait Militer Myanmar

    Sonya Michaella - 22 Agustus 2019 17:17 WIB
    Facebook Blokir Ratusan Akun Terkait Militer Myanmar
    Facebook tutup ratusan akun yang terkait militer Myanmar. Foto: AFP.
    Yangon: Media sosial Facebook akhirnya menutup  216 halaman, grup dan akun di Myanmar yang terkait dengan tentara. Penutupan ini diklaim Facebook sebagai upaya pengurangan manipulasi tentara terhadap publik.

    “Facebook telah menutup 89 akun, 107 halaman, 15 grup dan 15 akun Instagram. Beberapa di antaranya memiliki ratusan ribu pengikut,” sebut Facebook dalam pernyataannya, dikutip dari AFP, Kamis 22 Agustus 2019.

    Sebelumnya, Facebook telah menghapus ratusan akun Facebook termasuk akun Kepala Militer Myanmar. Namun, pengguna akun-akun tersebut kembali bergerilya di dunia maya menggunakan nama samaran.

    “Orang-orang tersebut kembali menggunakan nama samaran dan berusaha menyembunyikan identitas mereka,” lanjut pernyataan itu.

    Namun, Facebook menyatakan, mereka telah menyisir bahwa beberapa kegiatan di media sosial tersebut terkait dengan kegiatan individu yang berhubungan dengan militer Myanmar. 

    Pada 2017, militer Myanmar dituding melakukan pembersihan etnis Rohingya di Rakhine State yang menyebabkan lebih dari satu juta warga melarikan diri ke perbatasan Bangladesh dan menetap di Cox’s Bazar.

    Selain itu, militer Myanmar juga kerap dituding melakukan pemerkosaan wanita Rohingya, pembakaran dan pengrusakan hingga pembantaian warga di Rakhine. Namun, pemerintah Myanmar selalu menyangkal tuduhan tersebut.



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id