Penembakan di Kelab Malam Australia Tewaskan Satu Orang

    Willy Haryono - 14 April 2019 19:00 WIB
    Penembakan di Kelab Malam Australia Tewaskan Satu Orang
    Ilustrasi penembakan. (Foto: Medcom.id)
    Melbourne: Penembakan di luar area kelab malam ternama di Melbourne, Australia, Minggu 14 April 2019 dini hari waktu setempat, menewaskan satu orang dan melukai tiga lainnya. Satu dari tiga korban luka berada dalam kondisi kritis.

    Kepolisian Melbourne mengatakan tembakan senjata api berasal dari sebuah mobil. Tembakan diarahkan pelaku ke arah kerumunan orang di luar kelab malam Love Machine Club.

    Dilansir dari laman TRT World, tembakan mengenai tiga petugas keamanan kelab malam dan satu pengunjung. Polisi meminta siapapun yang memiliki video rekaman kejadian untuk berkoordinasi dengan pihak berwajib.

    Empat orang dilarikan ke rumah sakit tak lama usai kejadian. Dua orang berada dalam kondisi kritis saat itu, dan satu dari mereka kemudian meninggal dunia. Korban tewas adalah seorang pria berusia 37 tahun.

    Aparat keamanan menginvestigasi apakah sebuah mobil Porsche SUV bewarna hitam yang meninggalkan lokasi terkait dengan penembakan. Mobil itu kemudian ditemukan dalam kondisi sudah terbakar.

    "Peristiwa seperti ini sangat jarang terjadi, dan sejauh ini tidak ada indikasi penembakan terkait dengan agenda yang lebih luas," tutur Andrew Stamper dari kepolisian negara bagian Victoria. Motif penembakan belum diketahui.

    Steve Yousif mewakili Love Machine mengaku terpukul atas penembakan ini. "Apa yang terjadi tadi malam sangat menyakitkan. Bagi sebagian dari kalian itu adalah malam biasa, tapi bagi yang lainnya adalah tragedi," ungkap Yousif.

    Aksi kekerasan bersenjata jarang terjadi di Australia, yang telah memperkuat aturan kepemilikan senjata api usai peristiwa pembunuhan 35 orang oleh seorang penembak di Tasmania pada 1996.

    Sementara di negara tetangga Australia, Selandia Baru, seorang pria telah didakwa pasal pembunuhan atas aksi teror pada 15 Maret lalu di dua masjid di Christchurch, Penembakan tersebut menewaskan 50 orang, yang membuat pemerintah Selandia Baru melarang peredaran senjata semi-otomatis.

    Baca: Pelaku Penembakan Christchurch Diperintahkan Cek Kesehatan Mental



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id