Pesawat Myanmar Airlines Mendarat Darurat Tanpa Roda

    Willy Haryono - 12 Mei 2019 14:06 WIB
    Pesawat Myanmar Airlines Mendarat Darurat Tanpa Roda
    Ilustrasi pesawat komersil. (Foto: Medcom.id)
    Yangon: Seorang pilot Myanmar Airlines berhasil menyelamatkan semua penumpang dan kru meski roda pendaratan tidak bisa dikeluarkan. Ia melakukan prosedur pendaratan darurat tanpa ban depan di Bandara Internasional Mandalay di Tada-U, Myanmar, Minggu 12 Mei 2019.

    Pendaratan berbahaya ini adalah insiden kedua di Myanmar dalam kurun waktu kurang dari sepekan. Tidak ada orang yang terluka dalam pendaratan ini.

    Pesawat Myanmar Airlines dengan nomor penerbangan UB-103 berhasil mendarat darurat sekitar pukul 09.00 waktu setempat di Mandalay, kota di Myanmar yang ramai dikunjungi turis asing. Total 89 penumpang dan tujuh kru di pesawat tersebut selamat.

    Sebuah video yang belum terverifikasi di media sosial memperlihatkan pendaratan pesawat tanpa roda depan di bandara Mandalay.

    Ye Htut Aung, Wakil Direktur Jenderal Departemen Penerbangan Sipil Myanmar, mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa pilot berulang kali berusaha mengeluarkan roda depan pesawat. Ia mencoba melalui sistem komputer pesawat, kemudian secara manual, namun keduanya gagal.

    "Pilot mencoba dua kali dan sempat bertanya apakah roda depannya sudah keluar atau belum," tutur Ye Htut Aung. Ia menyebut tidak keluarnya roda depan sebagai "kesalahan teknis."

    "Akhirnya pilot harus mendarat dengan hanya menggunakan roda belakang. Pilot berhasil mendaratkan pesawatnya tersebut. Tidak ada korban," lanjut dia.

    Pihak maskapai mengaku telah mengirim teknisi ke Mandalay untuk memeriksa pesawat tersebut. Ye Htut Aung menegaskan semua pesawat komersil di Myanmar menjalani pemeriksaan rutin pada setiap harinya.

    "Asap sedikit keluar dari pesawat saat kami mendarat. Semua penumpang baik-baik saja," ujar Soe Moe, salah seorang penumpang, kepada AFP.

    Insiden terbaru terjadi hanya beberapa hari usai maskapai Biman Bangladesh Airlines mendarat darurat dan tergelincir dari landasan pacu saat mendarat di bandara Yangon di tengah badai. Sebelas penumpang terluka dalam insiden tersebut.

    Musim hujan di Myanmar telah beberapa kali menyebabkan masalah bagi penerbangan komersil dan juga militer di masa lalu.

    Baca: Pesawat Tergelincir di Myanmar, 11 Orang Terluka



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id