Malaysia Konfirmasi Tiga Kasus Virus Korona

    Willy Haryono - 25 Januari 2020 17:00 WIB
    Malaysia Konfirmasi Tiga Kasus Virus Korona
    Banyak negara mengantisipasi virus korona nCoV dengan menerapkan pemeriksaan temperatur tubuh di bandara. (Foto: AFP / Anindira KINTARA)
    Putrajaya: Menteri Kesehatan Malaysia Datuk Seri Dr Dzulkefly Ahmad mengonfirmasi kemunculan tiga pasien virus korona tipe Novel Coronavirus (nCoV) di Negeri Jiran, Sabtu 25 Januari 2020. Ketiganya merupakan warga negara Tiongkok yang sedang berada di Malaysia.

    Ketiganya sempat dikarantina di sebuah hotel di Johor Bahru sejak beberapa hari terakhir.

    "Mereka adalah kerabat dekat dari seorang pasien virus korona yang saat ini sedang dirawat di Singapura," ucap Dzulkefly, dilansir dari laman New Straits Times.

    Usai karantina berakhir, ketiganya telah dipindahkan ke Rumah Sakit Sungai Buloh untuk perawatan lebih lanjut.

    Dalam konferensi pers di Putrajaya, Dzulkefly mengatakan bahwa sempat terdapat 11 kasus dugaan virus korona di Malaysia. Kesebelas kasus itu meliputi delapan warga Malaysia, dua Tiongkok dan satu Yordania.

    Sepuluh pasien terduga nCoV telah terbukti negatif, sementara satu tersisa yang merupakan warga Malaysia masih menanti hasil tes.

    Sebelumnya, Australia dan Nepal telah mengonfirmasi kasus perdana virus korona. Prancis juga telah mengonfirmasi tiga kasus, diklaim sebagai yang pertama di benua Eropa.

    Sementara itu di Tiongkok, negara asal nCov, seorang dokter yang menangani pasien di rumah sakit di Hubei dinyatakan meninggal. Saluran televisi China Global Television Network (CGTN) melaporkan bahwa dokter bernama Liang Wudong itu meninggal akibat terjangkit virus korona nCoV.

    Otoritas kesehatan Tiongkok mencatat total kasus virus korona nCov mencapai hampir 1.300, dengan korban tewas di angka 41 orang.

    Masih dari keterangan otoritas kesehatan Tiongkok, virus korona kini telah menyebar di 30 provinsi, wilayah otonom dan kabupaten/kota di seantero Negeri Tirai Bambu.
     
    Wuhan dan 13 kota lainnya di Hubei telah ditutup total sebagai bagian dari upaya karantina. Wuhan meripakan kota episenter virus korona nCov, yang saat ini telah menyebar ke sejumlah negara di berbagai benua. Banyak negara, termasuk Indonesia, menerapkan pemeriksaan ketat di sejumlah titik masuk seperti bandara dan pelabuhan.



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id