Korban Virus Korona Melonjak Lewati Angka 1.000

    Willy Haryono - 11 Februari 2020 06:45 WIB
    Korban Virus Korona Melonjak Lewati Angka 1.000
    Presiden Xi Jinping menjalani pemeriksaan temperatur tubuh di Beijing, Tiongkok, Senin 10 Februari 2020. (Foto: AFP/Xinhua/JU PENG)
    Beijing: Jumlah korban tewas virus korona tipe Novel Coronavirus (2019-nCoV) melonjak drastis melewati 1.000 orang per hari ini, Selasa 11 Februari 2020. Lonjakan kematian terjadi usai Presiden Tiongkok Xi Jinping menyerukan adanya langkah-langkah yang lebih tegas untuk menanggulangi wabah korona.

    Pernyataan Xi disampaikan saat dirinya mengunjungi sebuah rumah sakit di Beijing yang menangani pasien korona. Mengenakan masker, Xi menjalani pemeriksaan kesehatan saat menemui staf medis dan pasien korona.

    Dilansir dari AFP, Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok mencatat angka kematian per hari ini bertambah 103 orang, yang menjadikan totalnya di angka 1.011. Jumlah 103 orang merupakan yang tertinggi dalam hitungan satu hari sejak virus korona nCoV pertama kali muncul akhir tahun lalu.

    Saat mengunjungi rumah sakit, Xi mengatakan bahwa situasi di pusat penyebaran virus korona, yakni provinsi Hubei, "masih sangat parah." Ia meminta agar sejumlah langkah-langkah yang lebih tegas dan tepat dapat segera diambil untuk menekan penyebaran virus korona.

    Xi cenderung tidak terlalu sering muncul ke publik sejak virus korona mulai mewabah. Saat ia memutuskan muncul, infeksi korona telah mencapai lebih dari 42 ribu kasus.

    Ia telah menunjuk Perdana Menteri Li Keqiang untuk memimpin upaya penanggulangan wabah virus korona di Tiongkok. PM Li telah mengunjungi Wuhan, ibu kota provinsi Hubei, bulan lalu.

    Senin kemarin, Xi bertemu sejumlah dokter di rumah sakit Beijing Ditan. Ia melihat perawatan terhadap sejumlah pasien dan berbicara via sambungan video kepada para dokter di Wuhan.

    Ia kemudian mengunjungi sebuah permukiman warga di Beijing untuk "menginvestigasi dan memandu" upaya menanggulangi wabah virus korona.

    Tayangan video memperlihatkan Xi menjalani pemeriksaan temperatur tubuh, kemudian berbicara dengan sejumlah pekerja dan melambaikan tangan ke warga yang melihat dari jendela apartemen.

    Wabah korona telah memicu penutupan sejumlah kota di seantero Tiongkok, terutama Wuhan. Virus ini juga telah bermunculan di puluhan negara, dengan dua kematian di luar Tiongkok, yakni di Filipina dan Hong Kong.



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id