Hong Kong Deklarasikan Status Darurat Virus Korona

    Willy Haryono - 25 Januari 2020 17:49 WIB
    Hong Kong Deklarasikan Status Darurat Virus Korona
    Pemimpin Hong Kong Carrie Lam. (Foto: AFP)
    Hong Kong: Pemimpin Hong Kong Carrie Lam mendeklarasikan status darurat virus korona, Sabtu 25 Januari 2020. Deklarasi status darurat disampaikan saat korban tewas virus korona tipe nCoV di Tiongkok mencapai 41 orang, dengan total kasus mendekati 1.300.

    Tidak hanya di Tiongkok, virus yang memicu penyakit mirip Sindrom Pernapasan Akut Berat (SARS) ini bermunculan di banyak negara.

    Dikutip dari The Straits Times, semua sekolah di Hong Kong ditutup hingga 17 Februari mendatang. Semua penerbangan dari dan meuju Wuhan juga dihentikan. Tidak hanya pesawat, moda transportasi kereta antar Hong Kong dan Wuhan juga dibekukan sementara hingga pemberitahuan lebih lanjut.

    Lam mengatakan semua kunjungan resmi dari Hong Kong ke Tiongkok akan dihentikan. Semua perayaan resmi Tahun Baru Imlek juga dibatalkan.

    Ia mengaku telah meminta bantuan dari Dewan Nasional Tiongkok untuk memastikan pasokan masker di Hong Kong tetap memadai sepanjang penerapan status darurat virus korona.

    Otoritas kesehatan Hong Kong telah mengonfirmasi 5 kasus virus korona. Kelima kasus itu terkait dengan Wuhan, kota yang menjadi episenter penyebaran virus korona nCoV. Saat ini ada 122 terduga virus korona yang sedang dirawat di sejumlah rumah sakit di Hong Kong.

    Sebelumnya, Menteri Kesehatan Malaysia mengonfirmasi kemunculan tiga pasien virus korona nCoV. Ketiganya merupakan warga negara Tiongkok yang sedang berada di Malaysia.
     
    Mereka sempat dikarantina di sebuah hotel di Johor Bahru sejak beberapa hari terakhir. Kini ketiganya telah dipindahkan ke Rumah Sakit Sungai Buloh untuk perawatan lebih lanjut.

    Australia dan Nepal telah mengonfirmasi kasus perdana virus korona. Prancis juga telah mengonfirmasi tiga kasus, diklaim sebagai yang pertama di benua Eropa.

    Sejumlah negara lainnya seperti Thailand, Jepang, dan Korea Selatan juga telah mengonfirmasi kasus virus korona nCoV.

    Mengantisipasi virus korona, banyak negara -- termasuk Indonesia -- menerapkan pemeriksaan ketat di sejumlah titik masuk negara, baik di bandara maupun pelabuhan.




    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id