Korban Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 73 Orang

    Willy Haryono - 20 Oktober 2019 08:32 WIB
    Korban Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 73 Orang
    Warga menggendong seorang pemuda yang terluka akibat ledakan di sebuah masjid di Nangarhar, Afghanistan, 18 Oktober 2019. (Foto: AFP / NOORULLAH SHIRZADA)
    Jalalabad: Jumlah korban tewas dalam ledakan bom di sebuah masjid di Afghanistan bertambah menjadi 73 orang per hari Sabtu 19 Oktober 2019. Sebelumnya, laporan awal menyebutkan angka korban mencapai 62 orang.

    Ledakan di desa Jawdara, provinsi Nangarhar, itu terjadi pada Jumat 18 Oktober. Ledakan terjadi saat desa tersebut berusaha bangkit usai kelompok militan Islamic State (ISIS) memotong pasokan air bersih tahun ini.

    The Times melaporkan, ledakan terjadi sesaat setelah seorang pelaku bom bunuh diri masuk ke dalam masjid saat warga setempat sedang menunaikan ibadah Salat Jumat.

    "Desa ini hancur berantakan," kata seorang tokoh agama lokal, Mawlawi Sadaqat. "Tiap-tiap rumah di sini kini dihuni yatim piatu," lanjut dia, dikutip dari UPI.

    Satu-satunya dokter di desa tersebut, Mohammed Aref, beserta sejumlah keluarganya dan dua guru, termasuk dalam jajaran korban tewas. Sebanyak 23 dari 73 korban tewas adalah remaja atau lebih muda lagi.

    Kuatnya ledakan juga melukai sedikitnya 36 orang. Sejumlah saksi mata dari distrik Haskamena mengatakan lebih dari 100 orang berada di masjid tersebut saat ledakan terjadi.

    Gulab Shinwari, salah satu warga, mengaku melihat "pemandangan menyedihkan" saat tiba di lokasi ledakan.

    Kelompok Taliban membantah bertanggung jawab atas ledakan tersebut. Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid mengecam ledakan tersebut dan menganggapnya sebagai sebuah kejahatan serius.

    Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres mengutuk keras serangan tersebut. Juru bicara Guterres menegaskan perlu adanya penyelidikan lebih lanjut agar pelakunya dapat diseret ke hadapan hukum.

    Kamis kemarin, PBB menekankan perlu adanya perhatian lebih dari pemerintah Afghanistan mengenai tingginya angka kematian warga sipil akibat berbagai serangan.



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id