Protes Kewarganegaraan di India Memakan Korban

    Marcheilla Ariesta - 13 Desember 2019 16:51 WIB
    Protes Kewarganegaraan di India Memakan Korban
    Para warga India protes UU Kewarganegaraan. (Foto: AFP).
    New Delhi: Dua orang tewas ditembak polisi dalam kerusuhan protes kewarganegaraan di India. Para pedemo melakukan protes mengenai undnag-undang yang akan memungkinkan para migran Hindu bisa menjadi warga negara India.

    RUU amandemen kewarganegaraan (CAB) disahkan oleh majelis rendah parlemen pada Senin lalu. Dilanjutkan ke majelis tinggi pada Rabu malam, seperti dikutip dari The Guardian, Jumat 13 Desember 2019.

    RUU ini mendapat perlawanan sengit dari masyarakat adat di negara bagian Assam dan Tripura. Para pedemo di Assam takut memberikan kewarganegaraan kepada para imigran akan membebani sumber daya mereka.

    Akibat demonstrasi mematikan ini, akses internet terputus di kota Guwahati. Seorang pejabat pemerintah mengonfirmasi pemutusan internet ini.

    Tak hanya internet, koneksi telepon juga ditangguhkan, terutama di kota Assam.

    "Kami tidak bisa menerima siapa pun di tanah air kami. Kami akan mati tetapi tidak akan membiarkan orang luar menetap di sini," kata salah seorang pedemo, Manav Das.

    "Kami akan mengalahkan pemerintah dengan kekuatan rakyat dan pemerintah akan dipaksa untuk mencabut hukum yang mereka buat," imbuh lainnya.

    Namun, pemberian kewarganegaraan tidak berlaku untuk para imigran Muslim dari Bangladesh, Pakistan, dan Afghanistan. Menurut kelompok Islam, oposisi dan kelompok hak asasi, undang-undang tersebut adalah bagian dari nasionalis Hindu Modi untuk memarginalkan 200 juta Muslim India.



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id