Jemaah Umrah Indonesia dan Malaysia Terlantar di Bandara KLIA

    Marcheilla Ariesta - 28 Februari 2020 10:32 WIB
    Jemaah Umrah Indonesia dan Malaysia Terlantar di Bandara KLIA
    Arab Saudi menunda kedatangan jemaah Umrah dari negara yang diduga menjadi penular virus korona. Foto: AFP
    Sepang: Lebih dari 100 jemaah umrah asal Indonesia dan Malaysia terlantar di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA). Mereka terkatung-katung karena keputusan Arab Saudi yang menunda masuknya warga negara asing, sebagai upaya mengekang penyebaran virus korona COVID-19.

    Baca: Arab Saudi Tunda Terima Jemaah Umrah Akibat Virus Korona.

    Seorang jemaah asal Kedah, Mohd Fadzil Osman, 49, mengatakan dia bersama 39 jemaah lainnya dari Sungai Petani dan Alor Setar harusnya dijadwalkan berangkat dengan Saudi Airlines pukul 16.40 sore waktu setempat. Namun, penerbangan mereka dibatalkan karena keputusan Negara Kerjaan Teluk itu.

    "Pada waktu itu, kami diberi tahu bahwa keputusan tersebut belum rampung, jadi kami tetap menunggu. Namun, setelah pukul 13.00 dipastikan kami tidak dapat terbang," kata Fadzil, dilansir dari The Star, Jumat 28 Februari 2020.

    "Beberapa dari kami sudah check-in untuk penerbangan," imbuhnya.

    Dia menuturkan, karena melakukan perjalanan ke KLIA dengan bus, maka mereka harus menunggu sampai Jumat pukul 01.00 waktu setempat untuk kembali menaiki bus tersebut. Meski kecewa, mereka menerimanya sebagai takdir.

    Jemaah lainnya, Rohani Abdul Rahman, 57, berharap wabah COVID-19 dapat diselesaikan secepat mungkin. "Kami butuh enam bulan untuk melakuakn persiapan. Kami tidak mengharapkan perjalanan dibatalkan. Menyedihkan, tapi kami menerimanya," serunya.

    Sementara itu, jemaah asal Indonesia, Muhammad Jamil Arfah, 28, mengatakan dia dan 23 jemaah lainnya tiba di KLIA dari Makassar pada pukul 15.00 waktu setempat untuk transit.

    "Penerbangan kami seharusnya pukul 21.00 malam ini, tetapi dibatalkan. Kami saat ini sedang menunggu keputusan apakah akan kembali (ke Makassar) atau masih bisa terbang ke Arab Saudi," terangnya.

    Baca: 7 Penerbangan Jemaah Umrah Indonesia Mendarat di Saudi.

    Arab Saudi mengumumkan penghentian sementara kunjungan para peziarah ke Masjid Nabawi sebagai tindakan pencegahan dan proaktif mengekang penyebaran wabah COVID-19. Pemerintah Negeri Kerajaan Teluk itu juga sementara menangguhkan masuknya pengunjung dari negara-negara yang terkena dampak COVID-19 yang pergi dengan visa turis.



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id