89 Tahun Arab Saudi dan Kekuatan Islam Moderat

    Fajar Nugraha - 24 September 2019 07:18 WIB
    89 Tahun Arab Saudi dan Kekuatan Islam Moderat
    Menag Lukman Hakim Saifuddin dan Dubes Arab Saudi Esam A. Abid Althagafi pada perayaan Hari Nasional ke-89 Arab Saudi. Foto: Medcom.id/Fajar Nugraha
    Jakarta: Arab Saudi merayakan Hari Nasional ke-89. Kemakmuran dan persatuan rakyat serta perkembangannya menjadi sorotan Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia Esam A. Abid Althagafi.

    “Kami bangga dengan warisan dan mengadopsi Islam yang moderat, sebuah  metode moderat serta jalan hidup. Hal ini membuat Masjid Suci dan Kiblat Muslim menjadi perhatian,” ujar Dubes Althagafi, di Jakarta, Senin, 23 September 2019.

    “Perkembangan dari dua Masjid Suci serta rekonstruksinya menjadi perhatian untuk melayani umat yang akan melakukan ibadah,” imbuhnya.

    Dubes Althagafi juga menyoroti hubungan diplomatik antara Indonesia dan Arab Saudi.

    “Bagi kedua negara, hubungan yang dibangun didasarkan atas kedekatan sejarah sesama Muslim dan kepentingan yang sama dari pemimpin kedua negara, Raja Salman Salman bin Abdulaziz Al Saud dan Presiden Joko Widodo,” imbuh Dubes Althagafi.

    “Kedekatan kedua negara diperlihatkan dari saling kunjung antara kedua kepala negara dan pejabat seniornya. Pertemuan bersama juga menyaksikan kerja sama erat dalam bidang politik, ekonomi dan investasi,” tuturnya.

    89 Tahun Arab Saudi dan Kekuatan Islam Moderat
    Perayaan Hari Nasional ke-89 Arab Saudi. Foto: Medcom.id/Fajar Nugraha

    Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, hubungan antara kedua negara terus meningkat tajam. Tahun ini Indonesia dan Arab Saudi merayakan 72 tahun hubungan diplomatik yang erat yang dimulai pada 1947.

    Lukman menambahkan bahwa dalam hubungan ekonomi, Arab Saudi adalah masih jadi salah satu rekan dagang terbesar dari Timur Tengah. Hubungan perdagangan kedua negara mencapai USD6,13 miliar pada 2018, ini meningkat 35 persen dari 2017.

    “Arab saudi juga menjadi salah satu rekan investor yg terbesar bagi indonesia. Pada 2018 investasi Arab Saudi menjadi USD5,36 dari USD3,5 juta. Pemerintah Indonesia berharap untuk bekerja sama lebih memastikan investasi langsung Arab Saudi di Indonesia,” jelas Menag Lukman.

    “Dalam hubungan keagamaan sangat unik dibandingkan negara lain. Kerja sama ini mencakup pelaksanaan haji dan umrah. Terima kasih kepada Raja Salman yang memberikan layanan maksimum untuk pelaksanaan haji dan umrah bagi warga Indonesia,” tuturnya.

    Wisatawan juga menjadi perhatian dalam hubungan kedua negara. Kunjungan warga Arab Saudi masih yang tertinggi ke Indonesia dari Timur Tengah. Pada 2018, 165.852 turis arab saudi yang datang ke Indonesia. Kami harap masih banyak lagi warga Arab Saudi yang menyambangi Indonesia,” pungkas Menag Lukman.



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id