Kendaraan Militer AS Terkena Ledakan di Afghanistan

    Willy Haryono - 11 Januari 2020 19:26 WIB
    Kendaraan Militer AS Terkena Ledakan di Afghanistan
    Personel militer AS bersiaga di sebuah pangkalan di Kandahar, Afghanistan, 23 Januari 2018. (Foto: AFP/SHAH MARAI)
    Kandahar: Sebuah kendaraan militer Amerika Serikat terkena ledakan bom saat sedang melintas di salah satu ruas jalan di Afghanistan selatan, Sabtu 11 Januari 2020. Belum diketahui apakah ada korban jiwa atau tidak.

    Menurut keterangan juru bicara polisi Nasir Barkzai kepada kantor berita AFP, insiden terjadi di distrik Dand, provinsi Kandahar. Sebuah bom yang diyakini milik kelompok Taliban mengenai kendaraan lapis baja milik AS.

    "Pasukan asing yang sedang berpatroli di dekat bandara Kandahar terkena ledakan. Kami belum menerima detail lebih lanjut karena area tempat terjadinya ledakan telah ditutup," ujar Barkzai.

    Seorang jubir NATO Resolute Support di Afghansistan selatan mengonfirmasi insiden tersebut, dan mengatakan bahwa situasi seputar ledakan sedang diinvestigasi.

    Taliban mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut. Jubir Taliban Zabihullah Mujahid mengungkapkan via Twitter bahwa ledakan tersebut telah menghancurkan sebuah kendaraan dan membunuh semua orang yang ada di dalamnya.

    Aksi kekerasan di Afghanistan biasanya mereda saat memasuki musim dingin. Namun tahun ini, Taliban terus beraksi meski banyak area pegunungan di Afghanistan diselimuti salju tebal.

    Operasi terus dilancarkan Taliban meski mereka telah menyepakati sebuah perjanjian dengan Amerika Serikat. Beberapa bagian dari perjanjian itu mengatur mengenai penarikan sekitar 5.000 dari 13 ribu personel AS dari lima pangkalan di Afghanistan.

    Sebagai ganti dari penarikan, Taliban berjanji akan mengamankan wilayah Afghanistan. Taliban berjanji akan menanggalkan elemen al-Qaeda, memerangi Islamic State (ISIS) dan mencegah kedatangan para ekstremis yang biasa menjadikan Afghanistan sebagai tempat perlindungan.

    Lebih dari 2.400 personel militer AS telah tewas dalam pertempuran di Afghanistan sejak Washington menginvasi negara tersebut pada Oktober 2001.



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id