Enggan Dideportasi, Rohingya di India Kabur ke Bangladesh

Sonya Michaella - 11 Januari 2019 11:32 wib
Pengungsi Rohingya di India. (Foto: AFP)
Pengungsi Rohingya di India. (Foto: AFP)

Dhaka: Ratusan pengungsi Rohingya memilih untuk melintas perbatasan dari India ke Bangladesh ketimbang dideportasi ke Myanmar. Pemulangan terakhir dilakukan oleh India kepada satu keluarga Rohingya, awal bulan ini.

Menurut seorang pejabat kepolisian di perbatasan Bangladesh Timur, para pengungsi Rohingya panik setelah India mulai menahan mereka dan ingin mendeportasi ke Myanmar.

"17 Rohingya kami tahan karena menyeberang ke Bangladesh. Ada 31 orang lainnya di titik perbatasan yang berbeda. Sebagian besar telah tinggal di India selama enam tahun," kata pejabat anonim tersebut, dikutip dari Channel News Asia, Jumat 11 Januari 2019.

Baca: Masuk Tanpa Izin, India Deportasi Lima Orang Rohingya

Para pengungsi ini datang dari Hyderabad, Jammu dan Kashmir. Hyderabad merupakan salah satu kota besar di India selatan dan Jammu serta Kashmir adalah wilayah minoritas Muslim yang dikendalikan India.

Sementara itu di Cox's Bazar, distrik perbatasan di Bangladesh yang menjadi lokasi pengungsian sekitar 720 ribu warga Rohingya, dilaporkan sedikitnya 57 warga Rohingya baru tiba dari India dalam beberapa hari terakhir. 

Pemerintah India menginginkan deportasi Rohingya kembali ke Myanmar dilakukan secepat mungkin. Dilaporkan, sekitar 40 ribu Rohingya kini masih tinggal di India.

India, yang tidak menandatangani Konvensi Pengungsi PBB, mulai menangkap pengungsi Rohingya sejak 2018. Terhitung, ada 230 orang Rohingya yang ditahan oleh otoritas India.  



(FJR)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.