• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 23 NOV 2018 - RP 51.179.914.135

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Menlu AS Buru Komitmen Konkret Denuklirisasi dari Korut

Arpan Rahman - 07 Juli 2018 18:03 wib
Menlu AS Mike Pompeo (kiri) disambut Menlu Korut Kim Yong-chol
Menlu AS Mike Pompeo (kiri) disambut Menlu Korut Kim Yong-chol di Pyongyang, 7 Juli 2018. (Foto: POOL/AFP / Andrew Harnik)

Pyongyang: Pimpinan diplomat Amerika Serikat terlibat negosiasi intens dengan Menteri Luar Negeri Korea Utara, Sabtu 7 Juli 2018. Upaya Menlu AS Mike Pompeo ini bertujuan menegaskan komitmen konkret dari Pyongyang soal perlucutan senjata nuklir.

Pembicaraan digelar antara Pompeo dengan tangan kanan pemimpin Korut Kim Jong-Un, Kim Yong-chol. Ini merupakan hari kedua kunjungan resmi Pompeo di Korut.

Negosiasi dilakukan sebagai tindak lanjut pertemuan bersejarah Presiden AS Donald Trump dengan Kim Jong-un di Singapura bulan lalu. Di sana, kedua pemimpin menandatangani pernyataan terkait "denuklirisasi lengkap di Semenanjung Korea."

KTT Singapura sempat disebut Trump sebagai akhir dari ancaman perang nuklir. Pompeo kemudian ditugaskan untuk merundingkan rencana detail mengenai denuklirisasi dari Pyongyang.

"Kebijakan kami belum berubah," kata juru bicara Pompeo, Heather Nauert, kepada wartawan saat pertemuan berlangsung.

"Harapan kami adalah apa yang Presiden AS dan Kim Jong-un setujui bersama di Singapura itu adalah denuklirisasi Korea Utara," lanjut dia, seperti dikutip dari AFP, Sabtu 7 Juli 2018.

Pompeo mengingatkan bahwa "jalan menuju denuklirisasi menyeluruh dalam membangun hubungan antara kedua negara kita adalah vital."

Kim menjawab: "Tentu saja itu penting. Ada hal-hal yang harus saya klarifikasi." Pompeo membalas, "ada hal-hal yang juga harus saya klarifikasi."

Banyak ahli meragukan ketulusan Kim terkait denuklirisasi, karena selama ini Korut mengembangkan nuklir sebagai jaminan keamanan dari ancaman AS. 

Setelah pertemuan di Pyongyang, Pompeo akan menuju Tokyo untuk memaparkan hasil diskusi kepada Jepang dan Korea Selatan.


(WIL)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.