78 WNI di Diamond Princess Belum Mau Dievakuasi

    Marcheilla Ariesta - 17 Februari 2020 12:41 WIB
    78 WNI di Diamond Princess Belum Mau Dievakuasi
    Kondisi kapal pesiar Diamond Princess di pelabuhan Yokohama, Jepang, Minggu 16 Februari 2020. (Foto: AFP/BEHROUZ MEHRI)
    Jakarta: Amerika Serikat mulai mengevakuasi dan memulangkan ratusan warga mereka dari kapal pesiar Diamond Princess di perairan Yokohama, Jepang, Senin 17 Februari 2020. Pasalnya, sudah 355 orang dilaporkan positif terjangkit virus korona Covid-19.

    Dari total orang yang ada di Diamond Princess, terdapat 78 warga negara Indonesia.

    Pelaksana Tugas Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah mengatakan, para WNI yang bertugas sebagai kru Diamond Princess itu belum bersedia dievakuasi.

    "Dari hasil komunikasi KBRI Tokyo dengan mereka, diperoleh informasi bahwa ABK kita cenderung ingin menyelesaikan karantina mereka di kapal pesiar tersebut," kata Faizasyah kepada Medcom.id di Jakarta, Senin 17 Februari 2020.

    Faizasyah mengatakan hal tersebut merupakan permintaan para WNI. "Pemerintah menghormati keputusan yang mereka ambil, yang tentunya sudah mempertimbangkan berbagai hal," tuturnya.

    Meski demikian, imbuh Faizasyah, para WNI ini akan difasilitasi jika mereka ingin pulang ke Tanah Air. Saat ini, semua WNI di kapal Diamond Princess dalam keadaan sehat.

    Diamond Princess telah dikarantina di pelabuhan Yokohama sejak 4 Februari, usai seseorang yang pernah naik ke kapal itu dinyatakan positif terjangkit korona. Selama masa karantina, yang diprediksi berakhir pada 19 Februari mendatang, total 355 orang di dalam kapal tersebut terjangkit korona.

    Senin pagi, konvoi bus yang dikemudikan petugas berpakaian pelindung tiba di pelabuhan Yokohama. Bus-bus itu kemudian mengangkut warga AS yang dikeluarkan dari Diamond Princess. Mereka kemudian melewati semacam pos pemeriksaan paspor, namun tidak menjalani tes kesehatan.

    Sementara itu berdasarkan data terbaru Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok, angka kematian akibat virus korona di Tiongkok pada Senin ini mencapai 1.770 orang, dengan total infeksi 70.400. Sementara kematian di luar daratan Tiongkok mencapai empat, yakni di Hong Kong, Filipina, Jepang dan Prancis. Untuk pasien sembuh, Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok mencatat angkanya telah melampaui 9.000.



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id