comscore

Militer India Dituduh Merekayasa Kematian 3 Pekerja di Kashmir

Marcheilla Ariesta - 29 Desember 2020 01:19 WIB
Militer India Dituduh Merekayasa Kematian 3 Pekerja di Kashmir
Personel paramiliter India bersiaga di Kashmir. Foto: AFP
New Delhi: Polisi India menuduh seorang perwira militer dan dua rekannya menanam senjata di tubuh tiga pekerja yang tewas di Kashmir. Hal ini membuat mereka tampak seperti militan dalam pertempuran senjata.

Kematian mereka pada Juli 2020 memicu kehebohan di sisi wilayah Himalaya yang dikelola India. Wilayah ini juga diklaim oleh Pakistan.
Militer mengeklaim ketiga pria tersebut tewas dalam baku tembak di desa Amshipora, Kashmir selatan, berdasarkan senjata yang ditemukan di tubuh mereka. Mayat-mayat itu langsung dimakamkan di daerah perbatasan.

Baca: Pakistan Klaim Dua Prajuritnya Tewas Diserang India di Kashmir

Keluarga korban dari daerah pegunungan terpencil Rajouri mengidentifikasi mereka satu bulan kemudian dari foto yang beredar di media sosial. Mereka mengatakan ketiga korban hanya mencari pekerjaan di kebun apel Kashmir.

Dilansir dari Arab News, Senin, 28 Desember 2020, kontroversi tersebut memicu penyelidikan terpisah yang jarang dilakukan militer India. Angkatan bersenjata India memiliki lebih dari 500 ribu tentara di Kashmir.

"Seorang perwira militer dan dua orang lainnya menanam senjata dan materi yang diperoleh secara ilegal di mayat mereka setelah identitas mereka dilucuti dan menandai mereka sebagai teroris garis keras," kata pejabat polisi dalam pernyataan.

Polisi mengatakan mereka hanya diberitahu mengenai adanya baku tembak setelah hal tersebut terjadi. Militer mengatakan pekan lalu rekaman bukti dalam kasus tersebut telah selesai. Setelah penyelidikan, jasad ketiga pria yang terbunuh digali pada September 2020 dan dikembalikan ke keluarga usai tes DNA dilakukan.


(OGI)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id