comscore

Dua Orang Tewas Usai Trump Ingin Tengahi Kashmir

Marcheilla Ariesta - 21 Agustus 2019 21:54 WIB
Dua Orang Tewas Usai Trump Ingin Tengahi Kashmir
Penjagaan ketat di sekitar perbatasan Kashmir-India oleh paramiliter India. Foto: AFP.
Kashmir: Seorang tersangka militan dan seorang polisi tewas dalam baku tembak di Kashmir. Mereka dua orang pertama yang tewas usai India mencabut otonomi Kashmir wilayah mereka.

Insiden ini terjadi usai Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menawarkan diri untuk menengahi situasi yang memanas di Kashmir, antara India dan Pakistan.
Bentrokan senjata terjadi antara pasukan keamanan India dengan kelompok militan yang menentang pemerintahan Negeri Bollywood. Ini baku tembak pertama yang terjadi sejak keputusan India terhadap Kashmir, 5 Agustus lalu.

"Satu teroris terbunuh. Rekan kami, petugas polisi khusus (SPO) Billal menjadi martir. Sub-direktur Amardeep Parihar juga terluka dalam insiden itu dan sedang dirawat di Rumah Sakit Angkatan Darat," kata Kepolisian Zona Kashmir di Twitter, dilansir dari AFP, Rabu, 21 Agustus 2019.

Mereka kemudian menyatakan bahwa militan yang tewas diidentifikasi sebagai orang lokal yang berafiliasi dengan Lashkar-e-Taiba (LeT).

LeT merupakan organisasi militan yang terdaftar di PBB dan berbasis di Pakistan. India dan Washington menuding kelompok ini sebagai otak dari serangan empat hari di Mumbai pada 2008.

Sementara itu, Trump sebelumnya mengatakan bersedia untuk menengahi konflik berkepanjangan India dan Pakistan. Dia mengatakannya kepada Perdana Menteri India Narendra Modi, dan Perdana Menteri Pakistan Imran Khan.

"Kashmir adalah tempat yang sangat rumit. Anda memiliki umat Hindu dan Islam. Saya tidak akan mengatakan mereka bergaul dengan baik," kata Trump.

"Saya akan melakukan yang terbaik untuk menengahi," tambahnya.

Setidaknya, 4.000 orang telah ditahan di Kashmir yang dikuasai India. Penahanan dilakukan sejak awal Agustus, ketika India mencabut otonomi khusus untuk Kashmir wilayah mereka.

(EKO)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id