Virus Korona

    Pemerintah Atur Kepulangan WNI di Kapal Diamond Princess

    Marcheilla Ariesta - 17 Februari 2020 18:43 WIB
    Pemerintah Atur Kepulangan WNI di Kapal Diamond Princess
    Kapal pesiar Diamond Princess berlabuh di Pelabuhan Yokohama. Foto: AFP
    Jakarta: Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan tim dari KBRI Tokyo telah melakukan komunikasi dengan 78 kru warga negara Indonesia yang berada di kapal Diamond Princess. Kapal tersebut kini berlabuh di Jepang dan tengah dikarantina terkait virus korona COVID-19.

    Kepada awak media di komplek Istana Negara, Menlu Retno menuturkan kondisi mereka cukup baik dan akan dikarantina hingga 19 Februari mendatang. Meski demikian, dia meminta agar Kementerian Kesehatan mengirimkan tim untuk mengantisipasi para WNI setelah masa karantina selesai.

    "Kita melihat ada baiknya dari tim Kementerian Kesehatan sudah berangkat ke Tokyo untuk mengantisipasi pada saat masa karantina selesai, dan juga kita mengatur mereka pulang," tutur Retno di Jakarta, Senin 17 Februari 2020.

    Retno mengatakan, jika para WNI ini bisa kembali ke Tanah Air, berarti mereka dalam kondisi sehat. "Informasi dari otoritas Jepang, saat (tanggal) 19, dilakukan pengecekan. Mungkin dilakukan dua hari, lalu tambah waktu hasilnya dua hari, jadi sekitar tanggal 23-24, maka mereka kembali sudah tak memerlukan masa observasi lagi," imbuhnya.

    Sementara itu, di kesempatan berbeda, pelaksana tugas juru bicara Kemenlu Teuku Faizasyah mengatakan para WNI tersebut dalam kondisi sehat. Mereka tidak meminta untuk dievakuasi walaupun penumpang kapal dari negara lain, seperti Amerika Serikat, dipulangkan.

    "Dari hasil komunikasi KBRI Tokyo dengan mereka, diperoleh informasi bahwa ABK kita cenderung ingin menyelesaikan karantina mereka di kapal pesiar tersebut," kata Faizasyah kepada Medcom.id.

    Faizasyah mengatakan hal tersebut merupakan permintaan para WNI. "Pemerintah menghormati keputusan yang mereka ambil, yang tentunya sudah mempertimbangkan berbagai hal," tuturnya.

    Para WNI di kapal Diamond Princess tersebut sudah mendapat bantuan logistik dari perwakilan RI di Tokyo. Cairan pencegah masuk angin hingga mie instan dan vitamin C telah diberikan.

    Selain itu, komunikasi terus dilakukan antara KBRI Tokyo dan para WNI. Berdasarkan data terbaru Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok, jumlah korban tewas akibat virus korona mencapai 1.775 jiwa dan 71.790 orang dilaporkan terinfeksi di seluruh dunia.

    Sementara kematian di luar daratan Tiongkok mencapai lima, yakni di Hong Kong, Filipina, Jepang, Prancis, dan Taiwan. Adapun 11.160 lainnya sembuh dari infeksi virus yang muncul pada Desember lalu.

     
     



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id