Angka Kematian Virus Korona Sempat Direvisi

    Marcheilla Ariesta - 14 Februari 2020 18:30 WIB
    Angka Kematian Virus Korona Sempat Direvisi
    Warga Tiongkok pakai masker untuk mencegah penyebaran virus korona Covid-19. (Foto: AFP).
    Beijing: Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok merevisi angka kematian pasien akibat virus korona Covid-19. Mereka menghapus 108 kematian dari jumlah yang tadinya mencapai 1.483 jiwa.

    Rupanya terjadi penghitungan ganda di provinsi Hubei, pusat penyebaran wabah virus korona ini.

    "Karena data statistik ganda di provinsi Hubei, maka 108 kematian dihapus," kata komisi tersebut, dilansir dari laman The Guardian, Jumat 14 Februari 2020.

    Sebelumnya, Komisi Kesehatan Tiongkok melaporkan ada tambahan 116 kematian terbaru di Hubei, yang menyebabkan total kematian di seluruh dunia menjadi 1.383.

    Awalnya, pemerintah Tiongkok hanya menghitung kasus yang telah dikonfirmasi di laboratorium. Namun, per kemarin, mereka mengubah metodologi deteksi virus dengan mengamati infeksi dada melalui CT Scan.

    Akibatnya, terjadi lonjakan kasus tambahan hingga mencapai 13.300. Kepala program darurat Organisasi Kesehatan Nasional Michael Ryan mengatakan melonjaknya angka tersebut tidak mewakili perubahan signifikan dalam perkembangan wabah.

    "Hal ini tidak merepresentasikan perubahan signifikan dalam arah berlangsungnya wabah (Covid-19)," pungkas Ryan.

    Karena revisi ini, jumlah total kematian sejauh ini di Tiongkok darat menjadi 1.380. Sementara itu, tiga orang tewas di luar Tiongkok, yakni di Jepang, Hong Kong dan Filipina.



    (WAH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id