• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 23 NOV 2018 - RP 51.179.914.135

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Sabotase Menyulitkan Malaysia Tangkap Tokoh Utama 1MDB

Sonya Michaella - 12 Oktober 2018 18:41 wib
Jho Low. (Foto: Channel News Asia)
Jho Low. (Foto: Channel News Asia)

Kuala Lumpur: Sabotase dalam pemerintahan adalah salah satu alasan mengapa sulit bagi Malaysia menangkap tokoh utama skandal korupsi 1Malaysia Development Berhad (1MDB), Jho Low.

Jho Low kini tak diketahui pasti keberadaannya. Diyakini berada di Tiongkok, Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad sempat meminta Tiongkok menyerahkan Jho Low.

Namun, kendalanya adalah Malaysia tidak memiliki perjanjian ekstradisi dengan Tiongkok.

Baca: Malaysia Upayakan Segala Cara Tangkap Tokoh Kunci 1MDB

"Saya yakin ia bersembunyi di suatu negara. Sabotase dalam pemerintahan pasti ada. Ada orang dalam yang memberitahu Jho Low pergerakan kami untuk menuntaskan kasus 1MDB," kata Mahathir, dikutip dari Channel News Asia, Jumat 12 Oktober 2018.

"Ada yang memberitahu saya bahwa ada seseorang yang menjadi penyampai pesan ke Jho Low," lanjut dia.

Mahathir yakin ada sabotase, sebab ketika Jho Low dikabarkan berada di Hong Kong dan tim penyelidik sampai di sana, Jho Low sudah berpindah negara lagi.

Baca: Sekutu Trump jadi Pengacara Tokoh Utama Skandal 1MDB

Pria berusia 93 tahun ini menyebutkan, sangat banyak pihak yang terlibat dalam skandal pencucian uang ini. Maka dari itu, pemerintahannya harus menyelesaikan satu persatu.

Sebelum ditangkap di Tiongkok, Jho Low dikabarkan kerap berpindah-pindah tempat, seperti Hong Kong, Phuket, Makau, Shanghai dan Bangkok dalam beberapa bulan terakhir.

Meski paspor Malaysia-nya telah ditahan pihak imigrasi, Jho Low diyakini memiliki paspor negara lain yang dikeluarkan Karibia.



(FJR)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.