Angkatan Laut Australia Turun Tangan Evakuasi Korban Kebakaran

    Fajar Nugraha - 03 Januari 2020 06:57 WIB
    Angkatan Laut Australia Turun Tangan Evakuasi Korban Kebakaran
    Pemadam kebakaran Australia terus berupaya padamkan api akibat kebarakan hutan. Foto: AFP
    Sydney: Angkatan Laut Australia berlomba untuk menyelamatkan ribuan orang yang terdampar di pantai timur negara yang dilanda kebakaran hutan itu. Cuaca panas dikhawatirkan bisa memicu kobaran api yang lebih besar di wilayah Victoria dan New South Wales (NSW).

    Perdana Menteri wilayah Victoria, Daniel Andrews, menyatakan keadaan bencana untuk pertama kalinya. Ini memberi otoritas wewenang luas untuk memaksa orang meninggalkan properti mereka.

    Kebakaran hutan telah menewaskan dua di negara bagian dan 17 hilang dengan ketakutan besar untuk keselamatan mereka. NSW juga mengeluarkan keadaan darurat karena puluhan ribu wisatawan didesak untuk meninggalkan taman nasional dan daerah wisata terpencil.

    Kapal Angkatan Laut Australia, HMAS Choules  pada Jumat 3 Desember 2010 dikerahkan untuk menampung warga yang akan dievakuasi. Sekitar 800 dari 4.000 orang terdampar di pantai di Kota Mallacoota yang terpencil di Victoria timur. Perempuan, anak-anak, orangtua dan yang sakit terlebih dahulu dievakuasi.

    Satu-satunya jalan keluar dari kota yang dilanda bencana dan setiap perjalanan pulang pergi bisa memakan waktu sehari atau lebih. Pengamat cuaca memperingatkan bahwa suhu akan melonjak di atas 40 derajat Celcius pada hari Sabtu, membawa kembalinya angin kencang.

    "Diperkirakan kita akan melihat badai kering datang di seluruh negara bagian dan potensi sambaran petir hingga sore," Andrew Crisp, komisaris manajemen darurat untuk Victoria, mengatakan kepada ABC News, seperti dikutip Jumat, 3 Januari 2020.

    Dia mendesak orang-orang di daerah itu untuk segera meninggalkan rumah mereka dan tidak mengandalkan keberuntungan untuk menghindari bencana.

    "Ini adalah kesempatanmu untuk keluar. Bukan hanya kebakaran yang kita tahu. Kebakaran baru yang mungkin dimulai hari ini,” pungkasnya.



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id