• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 23 NOV 2018 - RP 51.179.914.135

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

 hoax  

Hoaks Sangat Kuat Mencuci Otak Manusia

Marcheilla Ariesta - 11 Oktober 2018 18:24 wib
Profesor Sekolah Jurnalisme Universitas Amerika Maggie Farley
Profesor Sekolah Jurnalisme Universitas Amerika Maggie Farley membahas cara atasi hoaks. (Foto: Marcheilla Ariesta/Medcom.id).

Jakarta: Menjelang pemilihan umum 2019, berita-berita hoaks terus bertebaran di media sosial. Masyarakat kemudian termakan berita palsu tersebut dan malah membagikannya ke masyarakat lain lewat grup di Whatsapp dan sebagainya.
 
Berita hoaks bisa dilawan dan dicegah penyebarannya, namun semua bermula dari masyarakat sendiri. Profesor dari Sekolah Jurnalisme Universitas Amerika Maggie Farley mengatakan cara melawan hoaks adalah dari diri sendiri.
 
"Gunakan otakmu sebelum Anda menggunakan jari untuk menyebarkan hoaks," kata Maggie, di @america, Jakarta, Kamis, 11 Oktober 2018.
 
Dia mengatakan hoaks sangat kuat untuk 'mencuci otak' seseorang. Maggie menegaskan seseorang harus bisa menjaga dirinya dari hoaks.
 
Mantan jurnalis Los Angeles Times itu menuturkan bahwa masyarakat harus rajin mengecek berita yang diterimanya benar atau tidak. Salah satu yang paling gampang melalui media kredibel.
 
Sementara itu, pengamat media, Ignatius Hariyanto, mengatakan rajin membaca membuat seseorang bisa terhindar dari hoaks. Namun, bacaan dianjurkan yang mendidik.
 
"Jika sudah demikian, maka para pembaca bisa memilah mana berita yang benar dan yang tidak. Dengan membaca, tentunya bisa membuka wawasan dan pemikiran seseorang," tukasnya.
 
Sedangkan Aribowo Sasmito, salah seorang pendiri Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) mengatakan berita hoaks bisa dicek lewat berbagai situs cek hoaks, seperti unesco.org/fightfakenews atau google. Menurut dia, teknologi juga sudah canggih, meski demikian masyarakat sendiri juga harus memiliki kesadaran untuk mengecek kebenaran berita yang mereka baca.


(FJR)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.