New South Wales Nyatakan Keadaan Darurat Akibat Kebakaran Hutan

    Arpan Rahman - 02 Januari 2020 18:18 WIB
    New South Wales Nyatakan Keadaan Darurat Akibat Kebakaran Hutan
    Kebakaran hutan terus meluas di Australia. Foto: AFP
    New South Wales: Menteri Utama negara bagian New South Wales di Australia telah mendeklarasikan keadaan darurat selama sepekan sebagai tanggapan atas meningkatnya ancaman kebakaran hutan.

    Temperatur tinggi dan angin kencang diperkirakan akhir pekan, yang mengarah ke 'bahaya kebakaran ekstrem yang meluas' di negara bagian Australia bagian timur.

    Sejak September, kebakaran hutan telah menewaskan 18 orang dan menghancurkan lebih dari 1.200 rumah di seluruh NSW dan Victoria. Setidaknya 17 orang tetap hilang setelah kebakaran pekan ini saja.

    Ribuan orang sudah melarikan diri dari 'zona wisata' yang luas di NSW, dengan persediaan hampir habis di beberapa kota yang terisolasi.  Ini disebut 'relokasi terbesar di luar wilayah ini'.

    “Keadaan darurat akan dimulai pukul 08:00 pada Jumat pagi  dan berlangsung selama tujuh hari,” Menteri Utama NSW Gladys Berejiklian mengumumkan pada Kamis.

    “Ini akan memungkinkan pemerintah setempat untuk melakukan evakuasi paksa, penutupan jalan dan apa pun yang perlu kita lakukan sebagai negara untuk menjaga penduduk kita dan menjaga properti tetap aman,” katanya.

    "Kami tidak mengambil keputusan ini dengan enteng tetapi kami juga ingin memastikan kami mengambil setiap tindakan pencegahan untuk bersiap menghadapi hari yang mengerikan pada Sabtu," ujar dia, dirilis dari BBC, Kamis 2 Januari 2020.

    Pemerintah negara bagian telah memperingatkan bahwa kondisinya mungkin ‘setidaknya sama buruknya’ dengan Malam Tahun Baru, ketika ratusan rumah hancur.

    Sebelumnya, petugas pemadam kebakaran mengatakan kepada para wisatawan untuk segera meninggalkan pantai NSW sejauh 260 km sebelum Sabtu. Antrean panjang mobil telah menyumbat jalan raya menuju Sydney dan Canberra.

    Media lokal melaporkan antrean selama satu jam untuk bensin di kota Teluk Batemans. Sementara bahan bakar sedang diangkut ke wilayah tersebut saat pasokan berkurang.

    Banyak jalan tetap ditutup karena kebakaran berkelanjutan dan bahaya lainnya, seperti pohon yang tidak stabil atau tumbang. Para pekerja sedang membersihkan jalan, memulihkan daya, dan melakukan operasi ‘backburning’ untuk menipiskan semak belukar di dekat area kebakaran.

    Menteri Transportasi NSW Andrew Constance mendesak orang untuk mengemudi perlahan di tengah asap tebal.  Dalam wawancara emosional dengan ABC, ia menambahkan bahwa teman-temannya sendiri telah kehilangan rumah.

    Kebakaran pekan ini telah menghancurkan setidaknya 381 rumah di NSW dan 43 di Victoria, tetapi para pejabat mengatakan jumlah itu akan bertambah. Sementara korban tewas di New South Wales dipastikan mencapai tujuh orang.



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id