Siklon Bulbul Landa India dan Bangladesh, Dua Tewas

    Willy Haryono - 10 November 2019 08:26 WIB
    Siklon Bulbul Landa India dan Bangladesh, Dua Tewas
    Warga India berusaha memasuki tempat penampungan di tengah terjangan Siklon Bulbul di West Bengal, 9 November 2019. (Foto: AFP/DIBYANGSHU SARKAR)
    New Delhi: Siklon Bulbul melanda India dan Bangladesh selatan pada Sabtu 9 November, menewaskan dua orang dan membuat jutaan lainnya bergerak menjauhi area terdampak bencana.

    Dua kematian akibat Siklon Bulbul terjadi di India. Seorang warga tewas tertimpa pohon tumbang di Kolkata, dan satunya lagi terkena reruntuhan tembok di Odisha. 

    Lebih dari 60 ribu orang di wilayah pesisir India telah dievakuasi. Sejumlah bandara dan pelabuhan di India juga ditutup demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

    Menurut data Departemen Meteorologi Bangladesh, Bulbul yang memiliki kecepatan putaran angin hingga 120 kilometer per jam sudah mulai "melemah" dan bergerak melintasi West Bengal di India dan pesisir Khulna di Bangladesh sekitar pukul 21.00.

    Sebanyak 2.028 juta orang telah dievakuasi, dan bergerak ke lebih dari 5.500 tempat penampungan," ujar sekretaris badan penanggulangan bencana Bangladesh, Shah Kamal, kepada kantor berita AFP, Minggu 10 November 2019.

    Shah mengatakan tidak ada korban jiwa akibat Bulbul di Bangladesh. Ia membantah adanya laporan di media lokal yang menyebut beberapa nelayan lokal hilang di tengah terjangan Bulbul di pesisir selatan.

    Militer Bangladesh telah dikerahkan ke sejumlah desa, dan sekitar 55 ribu relawan bergerak dari pintu ke pintu untuk memperingatkan warga mengenai bahaya Siklon Bulbul.

    Seperti di Bangladesh, penerbangan komersil juga dibatalkan karena aktivitas bandara terhenti selama lebih kurang 12 jam. Di pulau Mousouni, sejumlah warga yang ketakutan terpaksa mengungsi di sekolah dan gedung pemerintahan karena tidak sempat melarikan diri.

    Otoritas India menegaskan, pesawat dan juga kapal militer terus disiagakan untuk membantu warga di area terdampak bencana.

    Bangladesh, negara dengan total populasi 30 juta orang, biasa dilanda siklon dari waktu ke waktu. Dalam beberapa dekade terakhir, ratusan ribu orang tewas akibat siklon di Bangladesh.

    Pada November 2007, Siklon Sidr menewaskan lebih dari 3.000 orang di Bangladesh. Mei tahun ini, Fani menjadi badai terkuat yang pernah menghantam Bangladesh dalam lima tahun terakhir, meski jumlah korban jiwanya relatif kecil, yakni 12.



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id