Setelah Marawi, ISIS Berpotensi Rebut Kota Lain di Filipina

    Sonya Michaella - 20 Februari 2018 16:56 WIB
    Setelah Marawi, ISIS Berpotensi Rebut Kota Lain di Filipina
    Suasana kota Marawi pada Oktober 2017 silam setelah terjadi bentrokan antara tentara Filipina dan ISIS. (Foto: AFP)
    Manila: Kelompok militan Islamic State (ISIS) yang bercokol di Filipina Selatan bisa saja mengancam akan merebut kota lain, setelah Marawi.

    Hal ini diungkapkan oleh Murad Ebrahim dari Front Pembebasan Islam Moro atau biasa disebut MILF, yang telah membuat perjanjian perdamaian dengan pemerintah.

    Ia mengatakan bahwa MILF kini memerangi ISIS dan kelompok pro ISIS, terlebih setelah kelompok teroris tersebut berusaha masuk ke madrasah (sekolah agama Islam) setempat.

    "Kondisi di lapangan saat ini memungkinkan ISIS menguasai kota lain selain Marawi," kata Murad, dikutip dari AFP, Selasa 20 Februari 2018.

    "Kelompok ISIS ini terus masuk ke Asia Tenggara karena mereka sudah tak memiliki lahan di Timur Tengah," ucap dia lagi.

    Pengepungan selama hampir setengah tahun dari ISIS, berhasil meratakan Marawi yang terletak di selatan Mindanao. Tak hanya itu, mereka mengklaim bahwa 1.100 jiwa tewas.

    Murad pun mendesak Presiden Filipina Rodrigo Duterte untuk mempercepat jalannya Undang-Undang untuk menyempurnakan kesepakatan damai, yang bisa digunakan untuk mengancam kelompok teroris tersebut.

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id