Ledakan di Filipina Selatan, 10 Orang Tewas

    Sonya Michaella - 31 Juli 2018 11:46 WIB
    Ledakan di Filipina Selatan, 10 Orang Tewas
    Ilustrasi medcom.
    Manila: Setidaknya 10 orang tewas dalam ledakan sebuah van yang terjadi di Filipina Selatan. Meski belum ada yang mengaku bertanggung jawab, militer meyakini ledakan ini ulah militan Islamic State (ISIS).

    Ledakan itu terjadi beberapa saat setelah pasukan menghentikan kendaraan dan berbicara dengan sopir. Van ini diketahui datang dari Basilan.

    "Kami tidak tahu mereka menargetkan siapa dan di mana, tapi bom itu tampaknya meledak sebelum waktunya," kata Komandan Unit Pengintai Letnan Kolonel Mon Almodovar, dikutip dari Channel News Asia, Selasa 31 Juli 2018.

    Korban tewas terdiri dari seorang tentara, empat warga sipil dan lima militan. Menurut laporan, terdapat korban luka namun tak banyak.

    Gubernur Basilan Jim Saliman juga meyakini bahwa insiden tersebut adalah ulah Abu Sayyaf. 

    Basilan sendiri adalah markas dari kelompok Abu Sayyaf yang berafiliasi denan ISIS. Mereka terkenal kerap menculik anak buah kapal dan turis asing.

    Basilan juga menjadi lokasi yang tidak boleh dikunjungi oleh sebagian besar warga Filipina karena serangan Abu Sayyaf dan ISIS yang cukup ganas.

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id