Misil Hantam Pangkalan AS di Irak, 4 Prajurit Terluka

    Willy Haryono - 13 Januari 2020 06:33 WIB
    Misil Hantam Pangkalan AS di Irak, 4 Prajurit Terluka
    Foto udara memperlihatkan kerusakan di salah satu pangkalan AS di Irak, 8 Januari 2020. (Foto: Planet Labs Inc./AFP)
    Baghdad: Delapan misil menghantam sebuah pangkalan militer yang menampung pasukan Amerika Serikat di utara Baghdad, Irak, Minggu 12 Januari 2020. Serangan tersebut melukai empat prajurit lokal.

    Dalam pernyataan militer Irak, delapan misil tipe Katyusha menghantam pangkalan Al-Balad, melukai dua perwira dan dua personel angkatan udara Irak. Tidak disebutkan dari mana delapan misil itu berasal.

    Al-Balad adalah pangkalan utama bagi skuadron pesawat jet tempur F-16, yang dibeli dari Amerika Serikat untuk meningkatkan kapasitas tempur di udara. Pangkalan tersebut menampung sekelompok kecil tentara dan juga kontraktor AS. Namun sebagian besar dari mereka telah dievakuasi di tengah ketegangan antara AS dan Iran.

    "Sekitar 90 persen penasihat militer AS, dan juga karyawan dari Sallyport serta Lockheed Martin yang ahli dalam bidang perawatan pesawat, telah dievakuasi dari Taji dan Erbil usai adanya ancaman (dari Iran)," salah satu sumber di Irak mengatakan kepada kantor berita AFP.

    "Hanya ada sekitar 15 prajurit AS dan satu pesawat tersisa di al-Balad," sambungnya.

    Sejumlah pangkalan militer di Irak yang menampung pasukan AS telah diserang misil dan mortir dalam beberapa bulan terakhir. Sebagian besar dari serangan tersebut melukai pasukan lokal.

    Namun bulan lalu, salah satu serangan di pangkalan Irak menewaskan seorang kontraktor AS. Kematian tersebut memicu rangkaian ketegangan antara AS dan Iran.

    AS melancarkan serangan udara ke grup bernama Kataeb Hezbollah sebagai pembalasan atas kematian kontraktor. Tak hanya itu, serangan udara lainnya kemudian menewaskan jenderal besar Iran, Qassem Soleimani.

    Iran membalas kematian Soleimani dengan meluncurkan sejumlah misil ke dua pangkalan AS di Irak pada 8 Januari. Di hari yang sama, Iran tak sengaja menembak jatuh sebuah pesawat maskapai Ukraina di dekat Teheran. Peristiwa yang disebut Iran terjadi karena "human error" itu menewaskan total 176 orang.



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id