• DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK : Tanggal 15 AGUSTUS 2018 terkumpul RP 12.036.079.020

 asean    maroko  

Punya Banyak Kerja Sama, Maroko Ingin jadi Mitra ASEAN

Marcheilla Ariesta - 13 Februari 2018 18:52 wib
Wakil Menteri Urusan Luar Negeri Maroko Mounia Boucetta di
Wakil Menteri Urusan Luar Negeri Maroko Mounia Boucetta di Kementerian Luar Negeri RI (Foto: Dok.Kemenlu RI).

Jakarta: Maroko menyampaikan keinginannya untuk bisa bermitra dengan ASEAN. Hal ini disampaikan Wakil Menteri Urusan Luar Negeri Maroko Mounia Boucetta kepada Wamenlu RI A.M Fachir.
 
"Maroko ingin, berminat menjadi partner sektoral ASEAN," ucap Fachir, saat ditemui di kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Selasa 13 Februari 2018.
 
Wamenlu Fachir mengatakan dalam pertemuan tersebut, dia menyampaikan beberapa pemikiran, salah satunya bertemu dan berdiskusi dengan semua negara di ASEAN. Pasalnya menurut dia, harus ada pembicaraan bersama untuk mengidentifikasi sektor yang paling sektoral untuk bekerja sama.
 
Bouccetta juga mengatakan negaranya sudah bekerja sama dengan lima negara ASEAN. Hal ini menjadi dasar dia ingin bermitra dengan organisasi kawasan Asia Tenggara.
 
"Maroko ingin melakukan kolaborasi hebat dengan berbagai negara yang berbeda di Asia Tenggara. Dan kami mengatakan pada Pak Fachir ingin membentuk sebuah  nilai real yang berimbas pada populasi di negara kami," kata Boucetta.

(Baca: Maroko Dukung Indonesia jadi Anggota Tidak Tetap DK PBB).
 
Boucetta menuturkan ingin bekerja sama dengan ASEAN karena sudah terstruktur komunitas ekonominya. Dia berpikir hal tersebut penting karena melihat beragam potensial yang bisa dikerjakan dengan Maroko.
 
Sementara itu, kerja sama dengan Indonesia, Maroko mengidentifikasi banyak sektor yang bisa menjadi lahan kerja sama untuk perdagangan dan investasi. Bouchetta juga menuturkan ingin mempromosikan perdagangan, terutama dalam beberapa sektor seperti fosfat dan pembangunan dengan kemampuan berbeda.
 
Meski demikian, Wamenlu Fachir menuturkan, perdagangan Indonesia dengan Maroko sedang lesu. Karenanya, dia ingin perjanjian perdagangan dua negara bisa cepat diselesaikan.
 
"Kita minta supaya ada time frame sesingkat mungkin agar perjanjian itu bisa terealisasi. Hal ini akan membantu para pelaku bisnis semakin meningkatkan kinerja mereka," imbuhnya.
 
Indonesia membutuhkan barang-barang dari Maroko, salah satunya fosfat. Fosfat bisa digunakan sebagai kebutuhan pupuk. Sementara itu, nilai perdagangan Indonesia dan Maroko menurun dari USD150 juta menjadi USD110 juta pada 2017.

(FJR)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.