PM Australia Dicaci Maki Warga Korban Kebakaran Hutan

    Fajar Nugraha - 03 Januari 2020 07:17 WIB
    PM Australia Dicaci Maki Warga Korban Kebakaran Hutan
    Perdana Menteri Australia Scott Morrison (kemeja putih) dicaci maki warga korban kebakaran hutan. Foto: BBC
    Cobargo: Perdana Menteri Australia Scott Morrison harus mempersingkat kunjungan ke kota yang dilanda kebakaran. Ini terjadi setelah penduduk setempat yang marah meneriakinya atas lambannya tanggapan pemerintah mengatasi kebakaran.

    Warga setempat mengatakan dia telah melakukan sangat sedikit untuk membantu Cobargo di New South Wales (NSW). Dua orang dilaporkan tewas dan banyak yang kehilangan rumah mereka di NSW.

    Morrison didekati warga ketika ia mengunjungi Cobargo, dekat pantai di NSW selatan.

    "Kenapa kita hanya punya empat truk untuk mempertahankan kota kita? Karena kota kita tidak punya banyak uang tetapi kita punya hati emas, perdana menteri," seru seorang wanita, kepada Morrison, seperti dikutip dari BBC, Jumat, 3 Januari 2020.

    Warga lain bergabung meneriakinya ketika Morrison berbalik, memanggilnya ‘idiot’ dan mengatakan dia tidak diterima.

    "Anda tidak akan mendapatkan suara apa pun di sini, kawan. Tidak ada suara (Partai) Liberal. Anda keluar, Nak," ejek satu orang.

    "Bagaimana dengan orang yang sudah mati, perdana menteri? Bagaimana dengan orang yang tidak punya tempat tinggal?" imbuh seorang perempuan bertanya kepada Morrison ketika dia diantar pergi.

    Menanggapi kemudian pada resepsi yang bermusuhan, Mr Morrison mengatakan kepada penyiar ABC: "Saya mengerti perasaan yang sangat kuat yang dimiliki orang, mereka telah kehilangan segalanya, dan masih ada beberapa hari yang sangat berbahaya di masa depan”.

    "Tugas saya adalah memastikan bahwa kami menstabilkan hal-hal melalui hari-hari yang sangat sulit ini dan mendukung negara-negara bagian dalam tanggapan yang mereka berikan,” jelasnya.

    “Saya tidak terkejut orang merasa sangat marah,” ucapnya.

    Perdana Menteri NSW telah mendeklarasikan keadaan darurat selama seminggu sebagai tanggapan atas meningkatnya ancaman kebakaran hutan.

    Sejak September, kebakaran hutan telah menewaskan 18 orang dan menghancurkan lebih dari 1.200 rumah di seluruh NSW dan Victoria yang berdekatan. Setidaknya 17 orang hilang setelah kebakaran minggu ini saja.

    Morrison juga dikritik karena kebijakan perubahan iklimnya. Dia bersikeras bahwa Australia memenuhi tantangan ‘lebih baik daripada kebanyakan negara dan memenuhi target internasional.

    Namun pemimpin oposisi Partai Buruh Anthony Albanese mengatakan pemerintah tidak melakukan cukup.

    "Inilah kontradiksi dalam posisi pemerintah - mereka berkata, 'Oh, well, kami hanya 1,3% dari emisi (global), oleh karena itu kami tidak memiliki tanggung jawab untuk bertindak, itu tidak akan benar-benar membuat perbedaan,” dia berkata.

    "Tetapi kenyataannya adalah, jika semua orang mengatakan itu, tentu saja, tidak ada yang akan bertindak,” pungkas Albanese.



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id