Kemajuan Lembaga HAM ASEAN Tergantung Gerak Indonesia

    Sonya Michaella - 22 Oktober 2019 17:06 WIB
    Kemajuan Lembaga HAM ASEAN Tergantung Gerak Indonesia
    Mantan Menteri Luar Negeri RI Hassan Wirajuda membahas mengenai lembaga HAM ASEAN, AICHR. Foto: Medcom.id/Sonya Michaella
    Jakarta: Mantan Menteri Luar Negeri RI periode 2001-2009 Hassan Wirajuda menegaskan, kemajuan dari ASEAN Intergovernmental Commission on Human Rights (AICHR) tergantung dari gerak dan posisi Indonesia di kawasan.

    Menjelang 10 tahun usia AICHR pada 23 Oktober 2019, banyak pihak yang menyangsikan manfaat dari komisi di dalam tubuh ASEAN ini, terutama untuk isu-isu HAM di kawasan, misalnya di Myanmar. 

    “Apa yang mau diubah dari AICHR itu sangat tergantung dengan Indonesia. Dulu saat saya menjabat menlu, kami berhasil ‘membabat hutan’, kenapa sekarang tinggal ‘menanami’ saja tidak bisa?” kata Hassan saat ditemui di Jakarta, Selasa 22 Oktober 2019.

    Hassan menambahkan, situasi untuk memajukan AICHR  semakin susah ketika ada beberapa negara di ASEAN yang tidak mau menerima keterbukaan. 

    “Di ASEAN, ada berapa rezim yang otoriter? Mereka takut akan adanya keterbukaan komisi ini menerima aduan HAM. Yang paling takut jelas negara-negara yang menganut sosialis komunis dan junta,” ucap Hassan.

    Menurut Hassan, perbedaan sistem politik yang berbeda dari setiap negara anggota ASEAN menjadi salah satu faktor yang menghambat kemajuan kinerja AICHR. 

    Kala itu, ujar dia, Indonesia-lah yang mengajukan harus ada sebuah komisi di dalam ASEAN. Kemudian, lahirnya AICHR. 

    “Tapi saya sebenarnya saya tidak setuju kenapa namanya Intergovermental. Makanya saat itu saya ajukan Rafendi Djamin untuk jadi wakil kita untuk menunjukkan bahwa pemerintah bisa bekerja sama dengan NGO dan LSM,” ungkap Hassan.

    Hassan menegaskan, jika memang negara-negara kawasan tidak dapat bekerja sama untuk kemajuan AICHR, hal itu tidak menghambat usaha Indonesia untuk memajukan kinerja komisi tersebut. 



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id