Inggris Siap Bantu Australia Lewati Krisis Kebakaran

    Willy Haryono - 15 Januari 2020 12:45 WIB
    Inggris Siap Bantu Australia Lewati Krisis Kebakaran
    Menteri Inggris untuk Asia Pasifik Heather Wheeler dalam acara peresmian Misi Asean di Kedubes Inggris, Jakarta, Rabu 15 Januari 2020. (Foto: Medcom.id/Willy Haryono)
    Jakarta: Australia terus berjuang menghadapi krisis kebakaran hutan yang telah berkobar sejak tahun lalu. Sebagai negara sahabat, Inggris mengaku siap memberikan bantuan apapun untuk Australia.

    Dalam musim kebakaran hutan di Australia periode 2019-2020, total luas lahan yang terbakar diestimasi sudah lebih dari 16 juta hektare. Sejumlah pihak menyebut salah satu pemicu krisis kebakaran di Australia adalah perubahan iklim.

    "Kebakaran hutan (Australia) tahun ini begitu fenomenal. Kebakaran telah menewaskan banyak orang dan juga hewan. Semua sepakat bahwa ini adalah yang terparah," kata Menteri Inggris untuk Asia Pasifik Heather Wheeler usai meresmikan Misi Asean di halaman Kedubes Inggris di Jakarta, Rabu 15 Januari 2020.

    Mengenai bantuan, Wheeler memastikan Inggris siap membantu Australia, baik dalam hal logistik maupun lainnya. "Saat ini kami masih menanti Australia ingin dibantu di bidang apa," sebut Menteri Wheeler.

    Mengenai perubahan iklim, Menteri Wheeler sepakat bahwa hal tersebut telah memicu cuaca ekstrem di beberapa negara, termasuk Australia. Krisis kebakaran hutan di Australia musim ini diasosiasikan dengan kekeringan ekstrem dan juga temperatur yang memecahkan rekor negara tersebut.

    "Inggris telah menggelontarkan banyak dana terkait perubahan iklim. Inggris sepakat bahwa semua negara dunia harus bersama-sama menghadapi masalah ini," ujar Menteri Wheeler.

    Sebelumnya, Perdana Menteri Australia Scott Morrison menyesali respons dirinya terhadap krisis kebakaran hutan di negaranya. Ia pun menjanjikan adanya penyelidikan mendalam mengenai respons Pemerintah Australia dalam mengatasi krisis kebakaran hutan.

    Flora dan fauna unik Australia terkena dampak buruk kebakaran hutan. Diestimasi sekitar satu miliar hewan di Australia tewas dalam krisis kebakaran hutan kali ini.

    Menteri Lingkungan Hidup Australia Sussan Ley mengingatkan bahwa di beberapa area, koala mungkin harus dikategorikan sebagai hewan terancam punah.



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id